UMM Institutional Repository

TINDAKAN VERLATEN OLEH PENYIDIK PADA TAHAP PENYIDIKAN DI TINJAU DARI PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA (Dalam Kasus Pencemaran Nama Baik Tersangka Stn di Polres Klaten Jawa Tengah)

SUDARYANTO, AGUS IWAN (2005) TINDAKAN VERLATEN OLEH PENYIDIK PADA TAHAP PENYIDIKAN DI TINJAU DARI PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA (Dalam Kasus Pencemaran Nama Baik Tersangka Stn di Polres Klaten Jawa Tengah). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perlindungan terhadap kebebasan dan kemerdekaan manusia merupakan hak dari setiap manusia. Kebebasan dan kemerdekaan mempunyai nilai yang sangat tinggi dalam kehidupan manusia oleh karena itu Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan Undang-Undang no 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia telah melindungi terhadap kebebasan dan kemerdekaan manusia. Berdasarkan ketentuan tersebut diatas penulis mencoba untuk menelaah lebih jauh tentang tindakan verlaten (penelantaran kasus) oleh penyidik yang bertentangan dengan hak asasi manusia dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Adapun permasalahan yang muncul yaitu bagaimana tinjauan yuridis terhadap tersangka yang perkaranya tidak segera diajukan oleh penyidik kepada penuntut umum ditinjau dari perspektif hak asasi manusia dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan implementasi penegakan hak asasi manusia dalam proses penyidikan di Polres Klaten dalam kasus pencemaran nama baik tersangka yang berinisial Stn Untuk membahas masalah tersebut penulis melakukan penelitian di Polres Klaten. Dalam penulisan Tugas Akhir penulis menggunakan jenis data berupa data primer dan data sekunder. Metode penyampaian data yang digunakan adalah dokumentasi wawancara dan observasi. Kemudian data-data yang diperoleh dilapangan dianalisis. Tinjauan yuridis terhadap tersangka yang perkaranya tidak segera diajukan kepenuntut umum ditinjau dari perspektif hak asasi manusia dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana adalah batal demi hukum sehingga perlu adanya rehabilitasi dan ganti rugi terhadap tersangka, sedangkan aparat penegak hukumnya seharusnya mendapatkan sanksi yang tegas. Implementasi penegakan hak asasi manusia dalam proses penyidikan dalam kasus pencemaran nama baik tersangka Stn masih minim dikarenakan belum sepenuhnya diberikan hak-haknya sebagai seorang tersangka dalam proses penyidikan. Dari hasil penelitian ini penulis menjadiakan acuan untuk dijadikan sebuah karya ilmiah yang disusun dalam bentuk skripsi dengan harapan memberikan pengetahuan terhadap masyarakat akan hak-haknya didalam proses penyidikan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 14 Dec 2015 05:08
Last Modified: 14 Dec 2015 05:08
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19885

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo