UMM Institutional Repository

EFEKTIFITAS UU NO. 2 TAHUN 1960 TENTANG PERJANJIAN BAGI HASIL TANAH PERTANIAN(Study di Kec. Tumpang Kab. Malang)

Susanti, Dories (2005) EFEKTIFITAS UU NO. 2 TAHUN 1960 TENTANG PERJANJIAN BAGI HASIL TANAH PERTANIAN(Study di Kec. Tumpang Kab. Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perjanjian bagi hasil tanah pertanian merupakan perjanjian dengan nama apapun juga yang diadakan antara pemilik pada satu pihak dan seseorang atau badan hukum pada pihak lain yang dalam undang-undang disebut penggarap. Berdasarkan perjanjian mana penggarap diperkenankan oleh pemilik tersebut untuk menyelenggarakan usaha pertanian diatas pemilik tanah dengan pembagian antara kedua belah pihak. Berkaitan dengan hal ini UU No.2 tahun 1960 tentang perjanjian bagi hasil tanah pertanian dibuat atas dasar dalam pelaksanaan perjanjian bagi hasil penggarap terjamin pembagian hasil tanah pertanian , kedudukan hukum serta pembagian hasil pembagian hasil yang seimbang atau adil antara penggarap dan pemilik tanah karena dalam prakteknya penggarap sering mengalami kerugian karena dibebani kewajiban yang sangat berat. Namun dalam kenyataannya masyarakat di Desa Tumpang dan Desa Kidal dalam melaksanakan perjanjian bagi hasil tanah pertanian belum menerapkan bentuk perjanjiannya, hak dan kewajiban masing-masing pihak, jangka waktu dan pembagian hasil panen yang sesuai dengan ketentuan UU No. 2 tahun 1960. Permasalahan inilah yang hendak penulis kaji secara mendalam yang kaitannya dengan UU No. 2 tahun 1960 karena untuk mendapatkan gambaran bagaimana pelaksanaan UU No.2 tahun 1960 tentang perjanjian bagi hasil tanah pertanian di desa tumpang dan desa kidal dan juga apakah faktor penyebab UU No. 2 tahun 1960 tidak efektif di dua desa tersebut. Dalam memperoleh data, penulis menggunakan beberapa teknik yaitu wawancara, dokumentasi, studi kepustakaan, dan selanjutnya penulis mengolah data dengan metode diskriptif kualitatif artinya melakukan pembahasan dan melakukan hasil penelitian yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan pada dua desa tersebut bahwa perjanjian bagi hasil tanah pertanian yang dihasilkan pada desa tumpang dan desa kidal tersebut tidak sesuai dengan UU No.2 tahun 1960 dikarenakan dari aparat desa maupun Pemerintah itu sendiri tidak pernah mensosialisasikan adanya undang-undang tersebut kepada masyarakat jadi dalam perjanjian bagi hasil tanah pertanian tidak efektif. Di samping itu juga dikarenakan oleh faktor pendidikan yang masih rendah dan sarana yang kurang memadai dari aparat desa tersebut

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 14 Dec 2015 04:59
Last Modified: 14 Dec 2015 04:59
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19882

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo