UMM Institutional Repository

TINJAUAN TERHADAP PENGAWASAN PENERAPAN PRINSIP MENGENAL NASABAH (KNOW YOUR CUSTOMER PRINCIPLES)OLEH KANTOR BANK INDONESIA (KBI) MALANG

ERLANGGA, ERLANGGA (2005) TINJAUAN TERHADAP PENGAWASAN PENERAPAN PRINSIP MENGENAL NASABAH (KNOW YOUR CUSTOMER PRINCIPLES)OLEH KANTOR BANK INDONESIA (KBI) MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perbankan sebagai lembaga kepercayaan masyarakat memegang peranan yang penting dalam sistem perekonomian suatu negara. Perbankan menerima simpanan dari jutaan orang, pemerintah, dan/atau badan usaha milik negara, maupun dari badan-badan usaha swasta. Berdasarkan peran dan fungsi dari lembaga perbankan yang sedemikian strategisnya, maka terhadap lembaga perbankan perlu senantiasa terdapat pembinaan dan pengawasan yang efektif, dengan didasari oleh landasan gerak yang kokoh agar lembaga perbankan di Indonesia mampu berfungsi secara efisien, sehat, wajar, dan mampu menghadapi persaingan yang semakin mengglobal, disamping juga mampu berperan sebagai filter dalam mencegah terjadinya tindak pidana di bidang perbankan khususnya tindak pidana pencucian uang. Dari fenomena berkembangnya tindak pidana pencucian uang yang sedemikian rupa, cara terbaik bagi bank untuk melindungi diri dari ancaman tersebut adalah dengan perlunya bank menerapkan prinsip kehati-hatian, dan salah satu upaya untuk melaksanakan prinsip kehati-hatian tersebut adalah dengan perlunya penerapan prinsip mengenal nasabah. Berdasarkan hal tersebut, Bank Indonesia sebagai pengawas bank yang berwenang telah mengeluarkan suatu regulasi pencegahan yang tertuang dalam bentuk Peraturan Bank Indonesia Nomor 3/10/PBI/2001 tentang Prinsip Mengenal Nasabah pada tanggal 18 Juni 2001 yang kemudian pada tanggal 13 Desember 2001 dilakukan perubahan atas peraturan yang sama dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor 3/23/PBI/2001 dengan tujuan untuk penyempurnaan terhadap peraturan sebelumnya. Dengan adanya peraturan tersebut diharapkan tujuan yang ingin dicapai berupa lembaga perbankan yang sehat, efisien, dan mampu berperan sebagai filter dalam mencegah tindak pidana di bidang perbankan khususnya tindak pidana pencucian uang serta mampu menghindari berbagai macam resiko bisa terwujud. Dalam kesempatan ini penulis ingin mengemukakan tentang bagaimana Kantor Bank Indonesia (KBI) Malang melaksanakan fungsi pengawasan terhadap penerapan prinsip mengenal nasabah, kemudian faktor-faktor yang menjadi penghambat terhadap pengawasan penerapan prinsip mengenal nasabah ini, serta bagaimana upaya-upaya atau solusi yang dilakukan oleh Kantor Bank Indonesia (KBI) Malang. Berdasarkan hal tersebut, penulis berharap penelitian ini dapat dipergunakan dan bermanfaat bagi lembaga perbankan dalam mencegah terjadinya tindak pidana pencucian uang. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode Yuridis Empiris atau penelitian hukum empiris, sehingga data yang digunakan adalah data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan yaitu Kantor Bank Indonesia (KBI) Malang. Adapun beberapa temuan penulis dalam penelitian, secara umum dapat digambarkan bahwa penerapan pengawasan prinsip mengenal nasabah ini masih merupakan hal yang baru bagi dunia perbankan di Indonesia, meskipun demikian Kantor Bank Indonesia (KBI) Malang telah memiliki unit kerja yang bertugas mengawasi penerapan prinsip mengenal nasabah yaitu Tim Pengawas Bank yang terdiri dari 14 orang yang membawahi wilayah Malang dengan 28 bank umum, Pasuruan 7 bank umum, Probolinggo 7 Bank umum, dan Lumajang 6 Bank umum. Namun demikian pengawasan penerapan prinsip mengenal nasabah ini masih tergolong baru dan membutuhkan keahlian dan pengalaman yang memadai. Masih minimnya sumber daya manusia, sarana pendukung kerja yang kurang memadai, ketidak pastian bank dalam mendukung pengawasan terhadap prinsip mengenal nasabah, dan tidak adanya transparansi dari pihak bank yang diawasi, serta lemahnya ketentuan yang mengatur membuat pengawasan terhadap penerapan prinsip mengenal nasabah ini belum terwujud secara maksimal. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum Kantor Bank Indonesia (KBI) Malang sebagai bank pengawas telah mengadakan pengawasan terhadap penerapan prinsip mengenal nasabah di seluruh bank-bank umum yang berada di bawah wilayah kerjanya meskipun masih terdapat berbagai macam kendala dan hambatan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 04 Dec 2015 05:18
Last Modified: 04 Dec 2015 05:18
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19754

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo