UMM Institutional Repository

FUNGSI TOXICOLOGY DALAM PROSES PEMBUKTIAAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DITINGKAT PENYIDIK(Study di Polresta Malang dan Rumah Sakit Saiful Anwar Malang)

Irnawati, Ririn (2005) FUNGSI TOXICOLOGY DALAM PROSES PEMBUKTIAAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DITINGKAT PENYIDIK(Study di Polresta Malang dan Rumah Sakit Saiful Anwar Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Permasalahan tindak pidana pembunuhan saat ini makin meningkat dan sudah menjadi trand modus operandinya bermacan-macam agar sipelaku dapat lolos, selain itu juga ada pembunuhan dengan modus operandinya tidak memakai kekerasan terhadap korban akan tetapi terselubung seolah-olah kematian korban merupakan kecelakaan dan biasanya pelaku menggunakan racun sbagai sarananya. Hal ini menuntut para penyidik untuk melaksanakan penyidikan secara optimal agar ditemukan barang bukti yang akurat sehingga dapat membuat terang suatu tidak pidana yang terjadi dan dapat ditemukan tersangkanya. Oleh karena itu penyidik dituntut untuk mengutamakan bukti materiil sebagai materi utama dalam proses penyidikan, pembuktian dengan menggunakan bukti materiil dalam hal tersebut dikenal dengan sebutan Physical Evidence (Pemuktian Secara Ilmiah) yaitu pemeriksaan barang bukti secara laboratoris, agar hasil pemerisaannya dapat dijadikan sebagai salah satu alat bukti sah dipengadilan. Berangkat dari hal tersebut, penulis mengemukaan beberapa permasalahan yaitu Apakah fungsi Toxicology Dalam Proses Pembuktian Tindak Pidana Pembunuhan Ditingkat Penyidikan,Hambatan Apakah Yang Timbul Dalam penerapan Toxicology Dalam Proses Pembuktian dan Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penulis berharap bahwa hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi penyidik dan pejabat yang berkompeten dalam proses penyidikan terutama dalam hal pemerisaan barang bukti secara teknis laboratoris, serta dapat dijadikan sumbangan saran dalam ilmu pengetahuan hukum khususnya ilmu kedokteran forensic. Untuk memperoleh data, penulis menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi, selanjudnya penulis menganalisa data dengan metode diskriptif analisis yaitu menguraikan dan menjelaskan data yang diperoleh dari pengamatan kepustakaan dan pengamatan lapangan. Adapun beberapa penemuan penulis dalam penelitian, secara umum dapat digambarkan sebagai berikut: Bahwa fungsi toxicology terhadap tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan racun sebagai sarananya adalah untuk membantu mengidentifikasi sebab-sebab kematian korban dan membantu penyidik untuk mendapatkan bukti materiil yaitu alat bukti yang sah yang berupa keterangan ahli dan surat yang mana nantinya akan memberikan pertibangan bagi hakim dalam pengambilan putusan.Hambatan - hambatan yang dialami yaitu :loboratorium forensiknya hanya ada ditingkat Polda sedangkan semua bukti harus dikirim ke laboratorium forensic sehingga membutuhkan waktu yang lama,surat permintaan pemeriksaan dari penyidik tidak jelas,barang bukti yang dikirim penyidik sedikit dan kadang-kadang sudah rusak,pihak keluarga yang melarang yang melarang untuk dilakukannya pemeriksaan toxicology forensik.Sedangkan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah bekerjasama dengan instansi lain yang ditunjuk hakim, mengembalikan permintaan pemeriksaan yang kurang lengkap,pemberian label pada setiap barang bukti, memberikan pengarahan pada keluarga korban maksud, tujuan dan manfaat dari pemerisaan toxicoogy. Dari hasil penelitian tersebut penulis dapat menganalisa bahwa keterangan ahli dan surat yang merupakan hasil dari pemeriksaan toxicology forensic dapat membantu proses pembuktiaan dipersidangan yaitu sebagai alat bukti yang sah. Selain itu dapat memberikan pertimbangan pada hakim dalam pengambilan keputusan dan terhadap proses penyidikan untuk membantu pemenuhan bukti materiil, hal ini didasarkan pada sistem pembuktian negatif yang yang dianut oleh KUHAP. Sedangkan hambatan secara administrasi dan kurangnya pemahaman penyik tentang toxicology adalah karena kurangnya sarana dan prasarana yang ada ditingkat daerah,dan untuk mengatasi hambatan tersebut upaya yang telah dilakukan untuk dapat menjadi pemicu bagi tegaknya prosedur hukum yang berlaku yaitu:dengan mematuhi prosedur dan tata cara pemeriksaan yang menjadi peraturan dalam melakukan pemeriksaan barang bukti sehingga dapat memberantas kejahatan khususnya tindak pidana pembunuhan, disamping itu dengan dadnya kerja sama Polri dengan instansi lain, maka akan dapat dicapai kesatuan tindak antara penyidik dengan petugas di instansi tersebut dalam melakukan pemeriksaan barang bukti. Pada akhirnya penulis memberikan kesimpulan bahwa toxicology mempunyai peranan dalam proses pembuktian tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan racun sebagai sarananya, meskipun dalam pelaksanannya mengalami beberapa hambatan akan tetapi hambatan tersebut dapat diatasi dengan baik dengan melakukan segala upaya agar hasil pemeriksaannya dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah dalam proses pembuktian di sidang pengadilan. Oleh karena itu penulis menyarankan agar LabFornya tidak hanya ditingkat Polda saja. Hal ini agar pemeriksaan barang bukti tidak memakan waktu yang lama, serta meningkatkan pembinaan terhadap penyidik agar dapat melaksnakan tugasnya dengan penuh tanggug jawab sehingga upaya memberantas tindak pidana yang modus operandinya tidak dapat dilihat dengan kasat mata berhasil dengan baik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 04 Dec 2015 04:56
Last Modified: 04 Dec 2015 04:56
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19741

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo