UMM Institutional Repository

PRAKTEK KEWENANGAN PENGGUGAT UNTUK MENAMBAH DAN MENGURANGI SURAT GUGATAN DALAM PROSES PERDATA (Studi di Pengadilan Negeri Ponorogo)

UTOMO, PUTUT ENDRO (2005) PRAKTEK KEWENANGAN PENGGUGAT UNTUK MENAMBAH DAN MENGURANGI SURAT GUGATAN DALAM PROSES PERDATA (Studi di Pengadilan Negeri Ponorogo). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perkembangan masyarakat yang komplek berpengaruh pada Hukum, adakalanya dalam pergaulan itu dapat menimbulkan konflik. Sebagai dampak dari keadaan tersebut pada akhirnya dapat menimbulkan sengketa di Pengadilan. Dalam penyelesaian sengketa di pengadilan bukan tidak mungkin penggugat akan menambah atau mengurangi isi gugatanya. Dalam sistem HIR tidak mengatur adanya penambahan dan pengurangan surat gugatan, dalam hal ini Hakim harus berperan aktif dalam memberikan solusi kepada pihak-pihak yang bersengketa. Didalam pasal 127 B.Rv perubahan dari pada gugatan dibolehkan sepanjang pemeriksaan perkara "onderwerp van den eis" (petitum,pokok perkara atau pokok tuntutan). Adapun permasalahan yang diangkat oleh penulis dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui materi apa saja yang menjadi penambahan dan pengurangan surat gugatan yang menjadi kewenangan penggugat, dan untuk mengetahui bagaimana proses/prosedur pelaksanaan penambahan dan pengurangan surat gugatan oleh penggugat. Permasalahan tersebut oleh penulis akan diteliti dengan menggunakan pendekatan empiris dan metode Observasi serta wawancara yang dilakukan dengan Hakim, Panitera, Jaksa, Penggugat dan tergugat di Pengadilan Negeri Ponorogo, selain itu penulis juga menggunakan dokumen-dokumen yang ada di Pengadilan Negeri Ponorogo, yang ada kaitanya dengan permasalahan yang penulis teliti. Selanjutnya hasil penelitian ini dianalisa secara diskriptif analisis yaitu dengan jalan memusatkan pada masalah yang ada, dimana mula-mula data disusun, dijelaskan kemudian dianalisa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis di Pengadilan Negeri Ponorogo melalui observasi dan wawancara dengan Hakim, Jaksa, Panitera, Penggugat maupun Tergugat diketemukan materi-materi tentang penambahan dan pengurangan surat gugatan yaitu : tentang identitas para pihak, tentang obyek sengketa, dan tentang cara penulisan surat gugatan atau redaksional. Hal demikian memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa ternyata dalam proses beracara di Pengadilan dalam menyusun surat gugatan tidak sempurna jadi, adakalanya mengalami perubahan baik menambah dan mengurangi. Sehingga diharapkan kepada masyarakat yang mengalami proses persidangan harus betul-betul mengerti tentang aturan penulisan surat gugatan. Sehingga dalam proses persidangan nanti tidak mengalami perubahan dalam penulisan surat gugatan dikarenakan cara penulisan surat gugatan belum betul.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 04 Dec 2015 03:42
Last Modified: 04 Dec 2015 03:42
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19738

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo