UMM Institutional Repository

PELANGGARAN KODE ETIK ADVOKAT (Studi Di IKADIN Cabang BLITAR)

CAHYONO, EKO (2005) PELANGGARAN KODE ETIK ADVOKAT (Studi Di IKADIN Cabang BLITAR). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Profesi advokat merupakan profesi yang bebas dan mandiri serta tidak terikat pada hirarki birokratis. Dengan realitas yang demikian profesi advokat terkadang menyelewengkan fungsinya, sehingga melanggar kode etik advokat. Peneletian dilakukan di IKADIN cabang Blitar karena kedekatan penulis secara kultural, personal dan kedekatan dengan tempat tinggal penulis. Tujuan penelitian ini, Untuk mengetahui sejauh mana hukum positif yang ada dalam pelaksanaanya, dalam konteks pelangaran kode etik. Serta ingin mengetahui, bagaimana kewenangan serta hambatan-hambatan yang ada dalam penanganan yang dilakukan oleh dewan kehormatan kode etik. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini, adalah metode deskriptif analistis, Yaitu mendeskripsikan dan menganalisa secara aktual, sistematis, akurat data yang akan diteliti, yang telah diperoleh dilapangan (berupa kalimat-kalimat) kemudian menampilkan gambaran obyektif dari hasil penelitian berdasarkan kenyataan yang terjadi serta dikaitkan dengan teori-teori profesi,UU yang relevan, sehingga menghasilkan hasil yang obyektif. Melalui penelitian yang mendalam dan sangat teliti, penelitian ini mendapatkan hasil , Bahwa 1. Eksistensi kode etik yang merupakan hukum tertinggi di organisasi advokat selama ini belum mengimplementasikan nilai nilai dasar dari tujuan yang di cita-citakan yakni untuk menjaga martabat profesi. Ketidakmampuan penegakan kode etik dalam organisasi advokat nampak dari kenyataan seperti berikut: : a. Ketentuan dalam kode etik dan Hukum Acara Dewan Kehormatan yang telah dikodifikasi dengan mudah disiasati dan tidak berjalan sebagai mana mestinya. b. Sanksi-sanksi dalam kode etik yang tidak tegas sehingga para pelaku yang berada didalamnya cenderung untuk mengabaikan dan tidak beretika. c. Adanya kecenderungan subyektivitas untuk mengesampingkan kode etik untuk kepentingan individu atau kelompok sehingga terjebak pada pelanggaran kode etik. d. Tanggung jawab Dewan kehormatan untuk mewujudkan suatu keputusan terhalang komitmen pada masing-masing personal. e. Fungsi pengawasan baik secara internal maupun eksternal demi tegaknya kode belum berjalan secara intensif. Serta Gagasan/ide untuk melindungi hak-hak hukum, melalui pelayanan jasa hukum sebaik-baiknya yang dituangkan dalam kode etik, terlihat penyimpangan yang didasarkan pada Hakikat pemberian jasa hukum yang mengisyaratkan adanya bantuan cuma-cuma (prodeo), pada kenyataanya lebih berorientasi pada materi

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 04 Dec 2015 03:31
Last Modified: 04 Dec 2015 03:31
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19734

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo