UMM Institutional Repository

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SIMPANAN DEPOSITO PADA BANK SYARI'AH (Studi Di Bank Syari'ah Mandiri Cabang Malang)

FAJARWATI, IRMA (2005) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SIMPANAN DEPOSITO PADA BANK SYARI'AH (Studi Di Bank Syari'ah Mandiri Cabang Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Obyek studi dalam penelitian ini adalah mengenai simpanan deposito pada Bank Syari?ah (Bank Syari?ah Mandiri cabang Malang). Dimana simpanan deposito merupakan produk funding pada Bank Syari?ah selain simpanan tabungan dan simpanan giro. Simpanan deposito pada Bank Syari?ah memegang kedudukan kunci utama dalam prinsip bagi hasil. Karena pemasukan dana dari simpanan deposito lebih banyak dari pada pemasukan dari simpanan dana lainnya. Disamping itu produk himpunan dana (khususnya simpanan deposito) pada Bank Syari?ah belum banyak dikenal oleh masyarakat secara luas, karena masyarakat sudah terlanjur lekat dengan praktek-praktek yang ada pada Bank Konvensional yang lahir terlebih dahulu dibandingkan dengan Bank Syari?ah. Dengan demikian, apakah Bank Syari?ah dalam menghimpun dana dari masyarakat melalui simpanan deposito telah menerapkan prinsip Syari?ah atau hanya sekedar mengadopsi dari praktek Bank Konvensional. Tujuan dari penelitian ini, untuk mendapatkan gambaran bagaimana pelaksanaan simpanan deposito serta penerapannya pada Bank Syari?ah Mandiri cabang Malang. Selain itu yang terpenting adalah bagaimanakah Tinjauan hukum Islam terhadap simpanan deposito pada Bank Syari?ah Mandiri cabang Malang. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sehingga data yang diperoleh adalah data yang menggambarkan bagaimana simpanan deposito pada Bank Syari?ah Mandiri yang sebenarnya dilakukan. Melalui penelitian yang mendalam dan sangat teliti, penelitian ini mendapatkan hasil, bahwa simpanan deposito pada bank Syari?ah Mandiri berdasarkan pada prinsip mudharabah Al-mutlaqah. Dengan prinsip ini dana nasabah diperlakukan sebagai investasi, yang selanjutnya disalurkan untuk aktivitas pembiayaan dan keuntungan dibagi sesuai dengan kesepakatan bersama. Dalam pelaksanaannya, pada awal pembukaan rekening telah terjadi suatu akad yang mengakibatkan suatu akibat hukum yang telah mengikat masing-masing pihak yaitu nasabah dengan bank. Sedangkan pada saat transaksi dilakukan, nasabah bertindak sebagai pemilik dana (Shohobul maal) dan bank pengelola dana (Mudharib). Nasabah sebagai pemilik dana menyediakan dana dan memberikan kewenangan penuh kepada bank sebagai pengelola usaha dalam menentukan jenis dan tempat investasi. Sedangkan dalam kapasitasnya sebagai mudharib, bank dapat melakukan berbagai macam usaha yang tidak boleh bertentangan dengan prinsip Syari?ah. Sedangkan mengenai perjanjian yang dilakukan antara nasabah dengan bank salah satunya adalah perjanjian nisbah bagi hasil yang telah ditetapkan pada awal pembukaan rekening deposito. Selanjutnya terhadap aplikasi simpanan deposito, dana-dana yang diperoleh dari simpanan deposito diperlakukan sebagai investasi kemudian disalurkan untuk aktivitas pembiayaan. Pandangan hukum Islam terhadap simpanan deposito pada Bank Syari?ah Mandiri cabang Malang yaitu, jika terjadi akad antara nasabah dengan bank pada saat pembukaan rekening, maka rukun dan syarat akad harus terpenuhi. Apabila salah satu rukun dan Syarat tidak terpenuhi maka akad tersebut menjadi batal. Sedangkan mengenai perjanjian nisbah bagi hasil yang telah disepakati bersama pada awal pembukaan rekening deposito, maka masing-masing pihak harus mendapatkan nisbah bagi hasil sesuai dengan nisbah yang telah disepakati bersama dan masing-masing harus memenuhi akad-akad yang telah diperjanjikan (Q.S. Al-maidah:1). Selanjutnya dalam transaksi yang dilakukan antara nasabah dengan bank harus dilakukan dengan itikad baik, berdasarkan pada asas ridha?iyyah (rela sama rela), asas manfaat, asas keadilan, serta asas saling menguntungkan. Sedangkan dalam hal aplikasi dana deposito, dana-dana yang disalurkan kepada kegiatan usaha dan pembiayaan harus dilakukan sesuai dengan tata cara mu?amalah secara Islam yaitu dengan meninggalkan unsur riba, unsur gharar, maisir dan dhulmun. Mengenai pencairan deposito yang dilakukan harus dengan sistem bagi hasil yang adil. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa simpanan deposito pada Bank Syari?ah Mandiri telah sesuai dengan prinsip-prinsip Syari?ah Islam dengan mengacu pada ketentuan Al-qur?an dan Hadist. Hal ini terlihat pada waktu akad pembukaan rekening, perjanjian bagi hasil yang dilakukan antara nasabah dengan bank, transaksi pelaksanaan, aplikasi simpanan deposito, serta prinsip bagi hasil yang adil

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 04 Dec 2015 03:20
Last Modified: 04 Dec 2015 03:20
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19731

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo