UMM Institutional Repository

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN AKIBAT PEMALSUAN MEREK

IMAM, SYAIFUL (2005) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN AKIBAT PEMALSUAN MEREK. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Obyek studi dari penulisan hukum ini adalah upaya-upaya perlindungan hukum bagi konsumen yang terkena dampak negatif tindakan pemalsuan merek. Dimana pemalsuan merek ini sangat merugikan bagi konsumen maupun negara bahkan produsennya. Berbagai literature, maupun penelitian sebelumnya telah menggambarkan bagaimana tindak pemalsuan merek yang ada di negara Indonesia. Bahkan pelanggaran etika bisnis (pemalsuan merek ) masih saja terjadi samapai sekarang ini. Tujuan dari penulisan hukum ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya-upaya perlindungan hukum bagi konsumen yang terkena dampak negatif tindakan pemalsuan merek tersebut. Metode pendekatan yang digunakan dalam penulisan hukum ini lebih mengarah pada hal-hal yang bersifat teoritis, menurut pendapat sarjana yang berisi konsep-konsep, teori-teori atau informasi lain yang bersifat umum dan menggunakan hasil penelitian, misalnya buku-buku, jurnal, surat kabar dan peraturan perundang-undangan khususnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001. Dari penulisan tugas akhir ini diperoleh hasil bahwa upaya-upaya perlindungan hukum bagi konsumen yang terkena dampak tindakan pemalsuan merek adalah dengan cara konsumen bisa mengadu kepada produsen yang mempunyai produk asli atas adanya pemalsuan merek produknya, sebab ada tidaknya suatu kesalahan pada produsen adalah tanggung jawab mutlak produsen. Sesuai dengan pasal 1367 BW dan / atau pasal 22 UUPK. Dengan adanya pengaduan dari konsumen atas terjadinya pemalsuan merek, produsen diharuskan memberikan perlindungan hukum bagi konsumen dengan cara bekerja sama dengan penyidik aparat kepolisian atau pegawai negeri sipil yang lingkup tugasnya dibidang perlindungan konsumen yang berwenang sebagai penyidik, untuk diberikan informasi tentang karakteristik produknya. Tentu saja bila penyidik mengetahui beberapa karakteristik yang mempunyai kemiripan dengan produk aslinya, maka penyidik bisa dengan mudah memastikan apakah produk benar-benar telah dipalsu atau tidak oleh pelaku usaha lain. Kerja sama antara produsen dengan aparat kepolisian secara tidak langsung memberikan perlindungan bagi konsumen. Sebab dengan tertangkapnya pemalsu, konsumen bisa mendapatkan ganti rugi atas kerugian yang dideritanya akibat tindakan pemalsuan merek. Kepedulian dan tanggung jawab produsen untuk mengusut terjadinya pemalsuan akan bisa memberikan kepuasan bagi konsumen.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 03 Dec 2015 07:07
Last Modified: 03 Dec 2015 07:07
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19727

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo