UMM Institutional Repository

TINDAKAN KEKERASAN OLEH PENYIDIK DALAM PROSES PENANGKAPAN PELAKU TINDAK PIDANA (STUDI DI POLRES MALANG)

Purbaya, Oktavianus Andi (2005) TINDAKAN KEKERASAN OLEH PENYIDIK DALAM PROSES PENANGKAPAN PELAKU TINDAK PIDANA (STUDI DI POLRES MALANG). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Negara Republik Indonesia yang merupakan Negara yang berdasarkan atas hukum bukan berdasarkan atas kekuasaan belaka, sebagai wujud pelaksanaan Negara hukum itu satu diantaranya dalam proses penangkapan pelaku tindak pidana misalnya yang dapat kita lihat baik di media massa maupun media elektronik seperti televise yang dapat meliput secara langsung proses penangkapan terhadap pelaku tindak pidana. Fenomena kekerasan banyak sekali terjadi dalam proses penangkapan, bahkan masyarakat awam yang tidak mengetahui prosedur penangkapan yang dibenarkan sesuai peraturan, mempunyai penilaian terhadap aparat kepolisian dalam melaksanakan tugas penangkapan itu sangat tidak manusiawi. Dengan berpedoman pada asas yang tercantum dalam pasal 8 Undang-undang nomer 14 tahun 1970 tentang ketentuan pokok kekuasaan kehakiman yang berbunyi "Setiap orang yang disangka, ditangkap, ditahan, dituntut dan atau dihadapkan di depan pengadilan, wajib dianggap tidak bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hokum tetap". Dalam asas tersebut sudah jelas bahwaa orang yang menjadi tersangka masih dianggap sebagai orang yang tidak bersalah sehingga ia masih mempunyai hak yang harus dilindungi keberadaannya oleh hukum. Untuk mempersempit serta membatasi pembahasannya, maka dapat dirumuskan permasalahan yang berhubungan dengan penulisan skripsi ini adalah pertama: faktor-faktor apa yang menyebabkan penggunaan kekerasan oleh penyidik dalam proses penangkapan pelaku tindak pidana. Kedua: bagaimana penyelesaian hukum terhadap penggunaan kekerasan oleh penyidik dalam proses penangkapan pelaku tindak pidana tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini antara lain pendekatan yuridis sosiologis, metode analisis data sejarah deskripsi kualitatif, sedangkan lokasi penelitian di Polres Malang serta mengguanakan data baik data primer maupun data skunder. Dalam penulisan tugas akhir ini penulis sajikan kesimpulan yang didasarkan dari hasil penelitian dan analisis dengan keterkaitanya antara data dan teori dalam ilmu hukum, adapun kesimpulan tersebut adalah dibawah ini: Pertama: faktor yang merupakan penyebab penyidik melakukan kekerasan yaitu dengan melihat kondisi di lapangan antara lain adanya perlawanan dari pihak tersangka pada saat dilakukan penangkapan, dikhawatirkan tersangka akan melarikan diri, tersangka yang dianggap mempersulit atau menghambat proses penyidikan dan tersangka yang berusaha membuang ataupun menghilangkan barang bukti. Kedua: tindakan kekerasan yang dilakukan oleh petugas tidak diselesaikan dengan baik atau dipetieskan tanpa adanya penyelesaian lebih lanjut, hal ini karena baik dari pihak tersangka maupun keluarganya tidak ada yang komplain atau melakukan tuntutan, sehingga perlu diadakan pendampingan-pendampingan terhadap tersangka sejak proses penangkapan itu terjadi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 03 Dec 2015 07:05
Last Modified: 03 Dec 2015 07:05
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19726

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo