UMM Institutional Repository

Mengintegrasikan Konsep Qishos-diyat ke Dalam Pasal-pasal Pembunuhan KUHP

Sutrisno, Edy (2005) Mengintegrasikan Konsep Qishos-diyat ke Dalam Pasal-pasal Pembunuhan KUHP. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pokok pembahasan dalam penulisan ini adalah mengenai polemik pertentangan pendapat seputar pemberlakuan pidana mati di Indonesia telah sekian lama berlangsung dan belum terpecahkan. Pro-kontra ini disebabkan oleh perbedaan paradigma berpikir tentang pidana mati dikalangan para pakar hukum pidana itu sendiri. Alasan yang melatar belakangi kelompok yang pro terhadap pemberlakuan pidana mati di Indonesia adalah terciptanya ketentraman di dalam masyarakat. Namun bagi mereka yang kontra alasan yang melatar belakangi bahwa pidana mati itu menyalahi HAM dan ternyata dengan pemberlakuan pidana matipun tidak dapat mengurangi angka kejahatan. Yang menjadi tujuan dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui kesesuaian prinsip-prinsip dan asas-asas yang terkandung didalam konsep Qishos-diyat dengan prinsip-prinsip dan asas-asas yang ada dalam sistem hukum pidana nasional. Disamping itu tujuan yang lain adalah untuk merumuskan kemungkinan pengaturan penerapan konsep Qishos-diyat dalam perundang-undangan di Indonesia. Pendapat yang saling bertentangan ini, menjadi alasan bagi penulis untuk segera menentukan jalan tengah atau alternatif pemecahan bagi pemberlakuan pidana mati di Indonesia. Penulis pada akhirnya meninjau pada salah satu unsur pembentuk hukum nasional. Yaitu hukum agama Islam, terutama tentang ajarannya yang berkenaan dengan pidana mati.Spesifikasi yang demikian inilah yang sebenarnya belum dimiliki oleh sistem hukum pidana nasional, sehingga dalam rangka menyusun RUU KUHP yang baru nanti ajaran Qishos-diyat ini dapat menjadi rekomendasi untuk pembaruan hukum pidana nasional.Sebagai hasilnya penulisan ini akan menggambarkan bagaimana hukum pidana dalam Islam beserta ajaran Qishos-diyatnya. Dalam penguraiannya digunakan metode pendekatan study kepustakaan. Upaya pengintegrasian dan pengadopsian nilai-nilai hukum pidana Islam, khususnya yang terkandung dalam Qishos-diyat ke dalam sistem hukum pidana nasional ini tidak mudah. Hal ini disebabkan karena ajaran Qishos-diyat bukan konsep hukum pidanan nasional yang dapat diterima oleh semua golongan (terutama non Islam) sehingga dalam hal ini perlu diadakannya obyektifikasi ajaran Qishos-diyat, dan yang terpenting pula adanya dukungan struktur politik, yang pada akhirnya ajaran Qishos-diyat ini dapat ditetapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai kesimpulan dari penulisan ini adalah bahwa ajaran Qishos-diyat merupakan ajaran Islam yang memiliki dimensi religius dan dimensi sosial. Sebagai ajaran yang berdimensi religius Qishos-diyat merupakan hukum yang ditetapkan oleh Allah untuk dilaksanakan oleh umat Islam sebagai perwujudan keimanan seseorang dalam ajaran Islam. Sedangkan dimensi sosial yang terkandung dalam ajaran Qishos-diyat ini terletak pada nilai keadilannya bagi semua golongan dalam hukum publik, yaitu pihak masyarakat, pelaku kejahatan, aparat penegak hukum, dan pihak korban kejahatan itu sendiri.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 03 Dec 2015 06:11
Last Modified: 03 Dec 2015 06:11
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19708

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo