KONSEP DIRI PENARI SEBLANG (Ritual adat selamatan desa di Desa Oleh Sari Banyuwangi)

DWI NUR ROFIQ, MUHAMMAD (2009) KONSEP DIRI PENARI SEBLANG (Ritual adat selamatan desa di Desa Oleh Sari Banyuwangi). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KONSEP_DIRI_PENARI_SEBLANG.pdf - Published Version

Download (147kB) | Preview

Abstract

Ritual Seblang adalah ritual adat yang berupa tarian dari desa Olehsari Banyuwangi. Ritual ini berfungsi sebagai upacara adat selamatan desa agar terhindar dari bencana. Upacara ini diadakan setiap satu tahun sekali selama tujuh hari berturut-turut seminggu setelah hari raya Idul Fitri. Uniknya tarian ini dilakukan dalam keadaan tidak sadar. Penari dalam ritual seblang adalah seorang gadis yang berusia belia, tidak cacat fisik atau mental dan berasal dari keturunan seblang terdahulu. Penari seblang dipilih melalui ritual kesurupan. Seorang gadis yang terpilih harus menari selama 3 tahun berturut-turut dan tidak boleh menolak untuk melakukannya karena dipercaya akan menimbulkan bencana. Di sisi lain masyarakat sekitar tidak mau tahu akan fenomena yang terjadi saat anak berada pada fase remaja. Penari yang berusia remaja ini mengalami banyak perubahan dalam dirinya. Sikap atau tingkah lakunya yang ditampilkannya juga akan mengalami perubahan, dan sebagai akibatnya, sikap orang lain terhadap dirinya juga akan berubah-ubah, menyesuaikan dengan perubahan terjadi dalam dirinya. Adanya perubahan tentang sikap, perilaku dan penilaian terhadap diri sendiri ini mengakibatkan konsep diri cenderung untuk tidak konsisten, sikap orang lain yang dipersepsikan oleh remaja juga akan berubah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran konsep diri pada penari seblang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan metode wawancara. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang. Selain wawancara kepada subjek. Wawancara dilakukan kepada orang tua, teman, dan warga sebagai kelengkapan data yang sudah diperoleh. Adapun analisa data yang digunakan adalah analisa kualitatif deskriptif. Sedangkan keabsahan data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik trianggulasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diperoleh gambaran bahwa konsep diri penari seblang cenderung positif. Hal ini dapat diketahui dari adanya pengetahuan diri, harapan diri dan penilaian diri yang positif dari masing-masing subjek. Semua subjek mempunyai pengetahuan tentang diri yang baik, namun ditemukan adanya ketidaktahuan atas kelemahan dan kelebihan pada diri subjek yang usianya lebih muda dari subjek lain. Semua subjek berpandangan positif terhadap masa depannya, hal ini terlihat dari usaha-usaha yang dilakukan subjek untuk mempersiapkan masa depannya. Semua subjek menilai dirinya cantik dan merasa bangga dan puas akan dirinya dan kondisinya saat ini meskipun salah satu subjek gagal untuk menari selama 3 tahun berturut-turut. Masing-masing subjek menyadari adanya perubahan dirinya ke arah positif, kecuali subjek yang usianya lebih muda tidak ditemukan adanya perubahan dan tidak merasakan adanya perubahan perilaku masyarakat kepada dirinya setelah menjadi penari seblang. ABSTRACT Seblang ritual is a tradisional ritual kind of dancer from Olehsari village in Banyuwangi, East Java. This ritual function as traditional ceremony to avoid the village from disaster and cathastrophy. It held once year from almost 7 day in a week after idul fitri. Uniquely from this dance is the dancer do it by unconciusnes condition or trance. Seblang dancer is a younger girl, health phsycally also mental and cames from descendant of recent seblang dancer. Seblang dancer choosed trough trance ritual. A girl which have choosed should be dance for almost 3 years and can’t rejected to do it because it’s believe will raise disaster. Other side, society don’t care about fenomena that could be happen when a child was in teenage time. This teen dancer felt so many change inside herself. Their attitude and their traits which their perform daily also change and the consequences society attitude would also change adjust with condition of seblang dancer. Attitude and traits where always change and self values caused self concept tend unconsisten, another people attitude which percepted by teenage would also change. Purpose from this research is to knowing self cocept in seblang dancer. This research use kualitatif deskriptif method. Gathering data technique use by resercher is interview. There are 3 subject in this research. Not only interview with the subject, but also interview with parents, friends and society for adding data from recent information. Data analysis used is qualitatif descriptif analysis, and use “trianggulasi” method for data validity. From this research, self concept from seblang dancer is tend positif. This knowed from the ability to decognise herself, hope and positif values from each subject. All subject have positive sight about their future, this indicate from their effort doing by subject to prepare their future. All subject certain if they pretty girl and prou also satisfy with herself and her condition eventhough one’s subject failed to dance for almost 3 years. Each subject realized differences and changes toward positive, except the youngest subject not found change and doesn’t felt about attitude change of society after she became a seblang dancer.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Anwar Jasin
Date Deposited: 04 Apr 2012 03:34
Last Modified: 04 Apr 2012 03:34
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/1814

Actions (login required)

View Item View Item