Boleh mengggauli istri pada kemaluannya lewat depan atau belakang asal tidak merusak dubur

Al-Hajjaj, Abul Husain Muslim (2010) Boleh mengggauli istri pada kemaluannya lewat depan atau belakang asal tidak merusak dubur. Kitab Nikah (Shohih Muslim) (14406).

[img] Text
Boleh_mengggauli_istri_pada_kemaluannya_lewat_depan_atau_belakang_asal_tidak_merusak_dubur.doc

Download (40kB)
[img]
Preview
Text
Boleh_mengggauli_istri_pada_kemaluannya_lewat_depan_atau_belakang_asal_tidak_merusak_dubur.ps

Download (228kB) | Preview

Abstract

Hadis riwayat Jabir ra., ia berkata: Orang-orang Yahudi biasa mengatakan bila seorang lelaki menggauli istrinya pada kubulnya (liang kemaluan) dari belakang, maka anak yang terlahir akan juling matanya. Lalu turunlah ayat: Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. (Shahih Muslim No.2592)

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Hadits
Divisions: Others
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 02 Apr 2012 06:10
Last Modified: 02 Apr 2012 06:10
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/1611

Actions (login required)

View Item View Item