ROFIQ MUZAKKIR, MUHAMMAD (2010) IBNU TAIMIYAH SANG PEMBARU PENCETUS NEO-SUFISME. Suara Muhammadiyah Edisi 15 (14541).
|
Text
08.pdf Download (127Kb) | Preview |
Abstract
Tasawuf adalah salah satu diskursus yang paling banyak diperbincangkan dan senantiasa mengundang perdebatan pro dan kontra di tengah pemikir Islam dalam setiap putaran zaman. Pro dan kontra tersebut di samping disebabkan oleh karakter tasawuf yang sangat personal dan subyektif, juga karena tasawuf dianggap telah menggelincirkan umat Islam kepada sikap lembek dan fatalistik yang tidak kompatibel dengan ajaran Islam. Bandingkan dengan fiqih, yang walaupun sering menjadi sumber konflik juga terkadang mampu menjadi instrumen pemersatu dan ciri utama dari peradaban Islam (al-Jabiri, 1990: 97).
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 30 Mar 2012 06:16 |
| Last Modified: | 30 Mar 2012 06:16 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/1476 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
