PENGARUH PENGEMBANGAN SARANA POKOK SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN PASURUAN

Putro, Doni Hartono (2006) PENGARUH PENGEMBANGAN SARANA POKOK SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN PASURUAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_PENGEMBANGAN_SARANA_POKOKSEKTOR_PARIWISATA_TERHADAP_PENDAPATAN_ASLI_DAERAH.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi empirik dengan tehnik diskriptif kualitatif pada Dinas Pariwisata dan Dinas Pendapatan Daerah di Kabupaten Pasuruan dengan judul “ Pengaruh Pengembangan Sarana Pokok Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Pasuruan “. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pengembangan sarana pokok pariwisata (jumlah hotel berbintang, jumlah hotel melati, dan jumlah restoran) terhadap Pendapatan Asli Daerah dan Pajak Daerah di Kabupaten Pasuruan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan dua hipotesis, yaitu : terdapat pengaruh pengembangan sarana pokok pariwisata (jumlah hotel berbintang, jumlah hotel melati, dan jumlah restoran) terhadap Pendapatan Asli Daerah, dan yang kedua terdapat pengaruh pengembangan sarana pokok pariwisata terhadap pajak daerah. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pengembangan sarana pokok pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah adalah menggunakan analisis regresi berganda, dan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan peningkatan Pendapatan Asli Daerah dengan pengembangan sarana pokok pariwisata menggunakan analisis korelasi. Hasil perhitungan dengan menggunakan alat analisis regresi berganda secara simultan menunjukkan nilai Fhitung < Ftabel dan nilai probabilitas > a terhadap PAD. Sedangkan secara parsial variable X2 (jumlah hotel melati) memiliki nilai thitung (2.036) > ttabel (1.331) terhadap pajak daerah sedangkan variabel lainnya (X1 dan X3) memiliki nilai dibawah ttabel . Dari hasil uji korelasi, variabel dependen memiliki nilai dibawah 50% terhadap PAD, sedangkan uji korelasi variabel dependen terhadap pajak daerah hanya variabel X2 yang mempunyai nilai 68,5% dan yang lain dibawah 50%. Berdasarkan hasil perhitugan alat analisi regresi berganda dapat disimpulkan bahwa secara simultan tidak terdapat pengaruh pengembangan sarana pokok pariwisata terhadap PAD dan pajak daerah, namun secara partial hanya variabel X2 yang berpengaruh signifikan terhadap pajak daerah. Dari hasil uji korelasi dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang kuat pengembangan sarana pokok pariwisata terhadap PAD, namun hanya variabel X2 yang mempunyai hubungan kuat terhadap pajak daerah. Dengan demikian hipotesis penelitian ini ditolak. Berdasarkan hasil kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa untuk meningkatkan penerimaan PAD dan pajak daerah dari sektor pariwisata, diperlukan penambahan pembangunan sarana pokok pariwisatanya, tetapi harus diikuti dengan peningkatan promosi wisata agar bisa menarik wisatawan asing maupun wisatawan lokal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 26 Jul 2012 05:43
Last Modified: 26 Jul 2012 05:43
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13444

Actions (login required)

View Item View Item