PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA KOPERASI SURYA SEKAWAN ASY SYIFA’RSI AISYIYAH MALANG

Ratnasari, Dwi Cahyani (2006) PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA KOPERASI SURYA SEKAWAN ASY SYIFA’RSI AISYIYAH MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENERAPAN_SISTEM_INFORMASI_AKUNTANSI_PENJUALANPADA_KOPERASI_SURYA_SEKAWAN_ASY_SYIFA.pdf

Download (110kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bersifat studi kasus pada Koperasi Surya Sekawan Asy Syifa’ RSI Aisyiyah Malang dengan judul “Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan pada Koperasi Surya Sekawan Asy Syifa’ RSI Aisyiyah Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan sistem informasi akuntansi penjualan pada koperasi Surya Sekawan Asy Syifa’ RSI Aisyiyah Malang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data deskriptif, dengan tahapan: (1) Analisis terhadap input sistem informasi akuntansi penjualan, yaitu berupa dokumen yang digunakan dalam penjualan tunai dan kredit. (2) Analisis terhadap proses sistem infomasi akuntansi penjualan, meliputi:(a) fungsi yang terkait dengan penjualan tunai dan kredit; (b) sistem dan prosedur penjualan tunai dan kredit; (c) catatan akuntansi yang digunakan dalam penjualan tunai dan kredit. (3) Analisis terhadap output sistem informasi akuntansi penjualan,yaitu: laporan penjualan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan yang ada di Koperasi Surya Sekawan Asy Syifa’ RSI Aisyiyah Malang masih sederhana. Hal ini dapat dilihat dari terbatasnya jumlah fungsi yang terkait, dokumen dan catatan yang digunakan dalam sistem penjualan. Dengan terbatasnya jumlah fungsi yang terkait, akan mengakibatkan adanya perangkapan tugas terhadap aktivitas penjualan. Pada penjualan tunai, dokumen yang digunakan masih rangkap satu, hal tersebut akan menyebabkan tidak terciptanya mekanisme saling uji (internal check) antara satu bagian dengan bagian yang lain Sedangkan pada penjualan kredit, dokumen yang digunakan sudah dapat menciptakan mekanisme saling uji (internal check) antara satu bagian dengan bagian yang lain, meskipun belum ada nomor urut tercetak pada formulir dan belum ada catan mengenai jumlah piutang anggota, sehingga rincian mengenai piutang anggota sulit untuk diidentifikasi. Berdasarkan hasil analisis diatas, peneliti dapat memberikan saran kepada koperasi, yaitu: untuk nota penjualan tunai, sebaiknya nota penjualan dibuat rangkap dua dan nota penjualan kredit sebaiknya diberi nomor urut tercetak, agar penggunaanya lebih teratur dan mudah dipertanggungjawabkan. Membentuk fungsi akuntansi untuk memisahkan tugas dan wewenang antara fungsi keuangan dan fungsi akuntansi. Pada system pencatatan penjualan kredit sebaiknya dibuat kartu piutang agar rincian jumlah piutang anggota mudak diidentifikasi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 26 Jul 2012 05:22
Last Modified: 26 Jul 2012 05:22
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13416

Actions (login required)

View Item View Item