ANALISIS TINGKAT KESEHATAN INDUSTRI PERBANKAN PRA DAN PASCA MERGER Study Pada Bank Permata Tbk.

Ratnawati, Ika (2006) ANALISIS TINGKAT KESEHATAN INDUSTRI PERBANKAN PRA DAN PASCA MERGER Study Pada Bank Permata Tbk. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_TINGKAT_KESEHATAN_INDUSTRI_PERBANKANPRA_DAN_PASCA_MERGERStudy_Pada_Bank_Permata_Tbk.pdf

Download (4kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Penilaian tingkat kesehatan Industri perbankkan pra dan pasca merger study pada bank permata Tbk diwilayah kerja Bank Indonesia Malang. Dengan permasalahan yang akan dijawab delam penulisan ini adalah bagaimana kondisi kinerja kelima Bank yaitu Bank Universal. Bank Patriot, Bank Prima Ekspre, Bank Artamedia, Bank Bali yaitu sebelum merger dan untuk masalah sesudah merger menjadi bank Permata Tbk. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data dari Bank Indonesia Malang dengan mengambil data sebelum merger tahun 1999-2000 dan sesudah merger tahun 2001-2003 jadi bank permata. Tujuan penelitian ini difokuskan pada kondisi keuangan sebelum merger ( bank Universal, Artamedia, Patriot, Prima Ekspres Bali) dan Kondisi setelah merger ( Bank Permata) Penelitian ini hanya menggunakan rasio sebagai dasar untuk melakukan analisa tingkat kesehatan bank. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus. Dimana peneliti hanya dipusatkan pada kasus yaitu pengolahan tingkat kesehatan baik yang bersifat menggambarkan (deskriptif). Alat analisi yang digunakan dalam proses pengolahan data sekunder adalah rasio kinerja keuangan. Penulis menggunakan tiga dari lima rasio yaitu permodalan yang meliputi CAR (Capital Adequacy Ratio), Likuiditas yang meliputi LDR (Load To Deposit Ratio) dan rentabilitas meliputi ROA (Return on Asset) dan ROE (Retun On Equity) Hasil perhitungan dari ketiga rasio tersebut nantinya akan dibandingkan dengan standart Bank Indonesia tentang pencapaian Indikator Permodalan,likuiditas dan rentabilitas dari sebelum dan sesudah merger. Berdasarkan data data diatas diperoleh kesimpulan bahwa kondisi kesehatan bank yang dilihat dari kinerja keuangannya bank sebelum melakukan merger pada umumnya belum memenuhi standart Bank Indonesia yang ditandai oleh rendahnya atau tidak stabilnya nilai CAR, kecilnya nilai LDR serta tingginya nilai ROA dan ROE pada Bank Bali sedangkan untuk keempat bank tersebut rendah. Dan setelah merger yaitu pada Bank permata tidak ada perubahan yang signifikan yang ditandai oleh rendahnya nilai CAR kecilnya nilai LDR dan rendahnya nilai ROE dan tingginya nilai ROA diatas standart Bank Indonesia.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 26 Jul 2012 04:31
Last Modified: 26 Jul 2012 04:31
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13408

Actions (login required)

View Item View Item