ANALISIS AKUNTANSI KEHUTANAN ATAS SERTIFIKASI ECOLABELING TERHADAP PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PT. AUSTRAL BYNA-DPH MUARA TEWEH

Riduan, Ahmad (2006) ANALISIS AKUNTANSI KEHUTANAN ATAS SERTIFIKASI ECOLABELING TERHADAP PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PT. AUSTRAL BYNA-DPH MUARA TEWEH. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_AKUNTANSI_KEHUTANAN_ATAS_SERTIFIKASI_ECOLABELING_TERHADAP_PENYAJIAN_LAPORAN_KEUANGAN_PADA_PT.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimanakah kebijakan akuntansi kehutanan atas biaya sertifikasi Ecolabelling pada PT. AUSTRAL BYNA Muara Teweh dan untuk mengetahui bagaimanakah penyajian biaya Ecolabelling dalam laporan keuangan pada PT. AUSTRAL BYNA Muara Teweh. Dalam penelitian ini, penulis memfokuskan pada penerapan kebijakan akuntansi kehutanan terhadap biaya sertifikasi Ecolabelling pada PT. Austral Byna Muara Teweh dan bagaimana penyajian dalam laporan keuangan perusahaan, sedangkan alat analisis yang digunakan adalah penjabaran perlakuan akuntansi yang diterapkan perusahaan, meliputi: pengkuan, pencatatan dan pelaporan. Data yang digunakan yaitu data tahun 2000 sampai 2004. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui bagaimana kebijakan akuntansi yang dilakukan oleh PT. Austral Byna atas biaya sertifikasi ecolabelling adalah mengakui biaya sertifikasi ecolabelling sebagai biaya ditangguhkan selama tahun 2000 sampai 2004 dengan menggunakan metode garis lurus sebagai metode penyusutan, dan untuk mengetahui perlakuan akuntansi atas biaya sertifikasi ecolabelling menggunakan analisis pencatatan, pengakuan, dan pelaporan. Hasil perhitungan dengan alat analysis dengan menggunakan analisis biaya ditangguhkan adalah sebesar 306.197.000 per tahun sedangkan hasil analysis dengan menggunakan biaya sertifikasi sebesar Rp1.530.987.000. Dari hasil analysis tersebut maka biaya ditangguhkan dilaporkan dineraca pada pos aktiva lain-lain berdasarkan harga perolehan dari sertifikasi ecolabelling dikurangi amortisasi sebesar 306.197 per tahun sedangkan untuk beban amortisasinya pada tahun 2004 adalah Rp 0, PT.AB akan melaporkan pada akhir periode akuntansi dalam laporan laba-rugi direkening beban perlindungan dan konservasi yaitu sebesar Rp. 306.197.000 per tahun. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa biaya yang dikeluarkan oleh PT. Austral Byna untuk memperoleh sertifikasi ecolabel sudah terlalu banyak, maka perusahaan harus bisa memaksimalkan keuntungan yang didapat dari sertifikasi ecolabelling dengan tetap memelihara kelestarian lingkungan, sosial dan produksi sehingga manfaat yang didapat seimbang dengan biaya yang sudah dikeluarkan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 26 Jul 2012 04:10
Last Modified: 26 Jul 2012 04:10
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13374

Actions (login required)

View Item View Item