STUDY KOMPARASI ALASAN POLIGAMI BERDASARKAN HUKUM NEGARA DENGAN SYARI’AT ISLAM (Undang-­undang No 1 Tahun 1974 dan Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 1990 serta KHI)

Pratiwi Sari, Henny (2006) STUDY KOMPARASI ALASAN POLIGAMI BERDASARKAN HUKUM NEGARA DENGAN SYARI’AT ISLAM (Undang-­undang No 1 Tahun 1974 dan Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 1990 serta KHI). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
STUDY_KOMPARASI_ALASAN_POLIGAMI_BERDASARKAN_HUKUM_NEGARA_DENGAN_SYARI.pdf

Download (88kB) | Preview

Abstract

Keywords: POLIGAMI Allah telah menciptakan manusia dan segala apa yang ada di bumi secara berpasang­ pasangan seperti halnya manusia. Selain kelahiran dan kematian, perkawinan merupakan suatu peristiwa yang cukup penting dalam kehidupan, dimana dalam perkawinan tersebut mempunyai tujuan untuk membentuk rumah tangga yang damai dan tentram untuk selamanya. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai. dari penulisan skripsi ini adalah: 1.Untuk mengetahui dan memahami apa alasan­alasan yang mendasari terjadinya poligami bagi suami yang diatur oleh Undang­undang No. 1 Tahun 1974 dan PP No. 45 Tahun 1990, KHI. 2.Untuk mengetahui apakah alasan­alasan yang terdapat di dalam Undang­undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dan PP No. 45 Tahun 1990 dan KHI telah sesuai dengan Syari’at Islam. 3.Untuk mengetahui akibat hukumnya atas pelanggaran terhadap praktek perijinan poligami, dalam UU No 1 tahun 1974, PP No 45 Tahun 1990, KHI, serta dalam syariat Islam. Adapun metodelogi penulisan yang penulis gunakan ada tiga macam yaitu: pertama pendekatan masalah yang beerbentuk yuridish normatif. Metodelogi yang kedua yaitu: sumber data dan analisa data meliputi data skunder penulis mengunakan study pustaka (library reseach) dan data hukum primer diantaranya dari bahan­bahan hukum yang mengikat yaitu: Al­Qur’an dan hadist, KUH Perdata, KHI, dan peraturan hukum lainnya Dan terakhir teknik analisis data yang digunakan adalah Tehnik dalam pengumpulan data pada jenis penulisan yang bersifat normative dapat digolongkan sebagai data sekunder, artinya data­data yang diperoleh dari bahan­bahan pustaka dengan menelusuri buku­buku dan tulisan­tulisan yang terkait dalam permasalahan sebagai objek analisis untuk dapat diintefarisir. kepustakaan yang sebagai dasar tersebut dapat di bagi dalam beberapa tehnik yaitu sebagai sumber data yaitu bahan primer dan sekunder. Perkawinan merupakan kehendak manusia dalam memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani. Perkawinan di syariatkan supaya manusia mempunyai keturunan dan keluarga yang sah menuju kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat, di bawah naungan cinta kasih dan ridho Allah SWT. Seperti yang tertuang dalam Al Qur’an dan Hadits, supaya manusia mempunyai keturunan, oleh karena hidup membujang tidak diperkenankan dalam Islam. Salah satu bentuk perkawinan yang sering diperbincangkan dalam masyarakat adalah poligami. Dimana poligami itu adalah ikatan perkawinan yang salah satu pihak (suami) mengawini beberapa (lebih dari satu) istri dalam waktu yang bersamaan. Laki­laki yang melakukan perkawinan seperti itu dikatakan bersifat poligami, selain poligami di kenal juga poliandri yaitu apabila istri yang mempunyai beberapa suami dalam waktu yang bersamaan, akan tetapi di bandingkan dengan poligami bentuk poliandri tidak banyak di praktekkan. Perkawinan yang sesuai dengan prinsip Islam adalah menganut azas monogami akan tetapi tidak menutup kemungkinan suami untuk memiliki istri lebih dari satu atau poligami dengan syarat­syarat tertentu. Seperti apa yang telah tertuang dalam Hukum Islam dan UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dan kompilasi hukum islam Dengan demikian terbilangnya istri bukanlah termasuk hal yang diwajibkan menurut

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Twinning Program
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 26 Jul 2012 03:52
Last Modified: 26 Jul 2012 03:52
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13355

Actions (login required)

View Item View Item