PENGARUH LAMA KEJUTAN PANAS (HEAT SHOCK) PADA PROSES ANDROGENESIS TERHADAP HATCHING RATE DAN SURVIVAL RATE IKAN MAS (Cyprinus carpio L)

RAVIANA NURALITA, SELVITA (2006) PENGARUH LAMA KEJUTAN PANAS (HEAT SHOCK) PADA PROSES ANDROGENESIS TERHADAP HATCHING RATE DAN SURVIVAL RATE IKAN MAS (Cyprinus carpio L). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_LAMA_KEJUTAN_PANAS.pdf

Download (70kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 08 Desember 2005 – 02 April 2006 di Balai Benih Ikan (BBI) Punten Batu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama kejutan panas (Heat Shock) pada proses androgenesis terhadap Hatching Rate dan Survival Rate ikan mas (Cyprinus carpio L) dan untuk mengetahui lama kejutan panas (Heat Shock) yang optimal terhadap Hatching Rate dan Survival Rate pada proses androgenesis ikan mas (Cyprinus carpio L). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 3 kali ulangan. Perlakuan pertama adalah pemberian kejutan panas 0,5 menit (B), perlakuan kedua 1 menit (C), perlakuan ketiga 1,5 menit (D), perlakuan 2 menit (E), dan perlakuan 2,5 menit (F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama kejutan panas (Heat Shock) berpengaruh sangat nyata terhadap tingkat penetasan (Hatching Rate) karena didapatkan F hitung > F tabel 1% (15,079 > 5,99). Hasil menunjukkan bahwa tingkat penetasan (Hatching Rate) tertinggi terdapat pada perlakuan dengan lama kejutan suhu panas 0,5 menit (B) diikuti oleh lama kejutan panas 2 menit (E), 1 menit (C), 1,5 menit (D), dan terendah didapatkan pada perlakuan kejutan panas 2,5 menit (F). Lama kejutan panas tidak berpegaruh terhadap tingkat kelulushidupan (Survival Rate), karena didapatkan nilai F hitung < F tabel (2,694 < 3.48) menunjukkan bahwa Survival Rate tidak berbeda nyata. Untuk parameter penunjang (pengamatan gonad dan kualitas air), hasil pengujian gonad menunjukkan bahwa hasil yang didapatkan semuanya berkelamin jantan, untuk kwalitas air pada saat inkubasi dan pemeliharaan suhu 22,2-23,57oC, Oksigen Terlarut (DO) 4,522- 5,274 ppm, dan pH 7. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin lama kejutan panas terhadap telur ikan mas (Cyprinus carpio L) akan semakin kecil pula tingkat penetasan (Hatching Rate). Disarankan dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai lama radiasi ultraviolet (UV) yang tepat, dan waktu dan suhu pada saat pemberian kejutan suhu panas.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Fishery
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 26 Jul 2012 03:09
Last Modified: 26 Jul 2012 03:09
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13324

Actions (login required)

View Item View Item