“ANALISIS USAHA TANI PADI PADA SALURAN PEMASARAN YANG MELALUI KUD DAN NON KUD” (Studi kasus di Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar,Kabupaten Probolinggo)

RATNAWATI, RIZA (2006) “ANALISIS USAHA TANI PADI PADA SALURAN PEMASARAN YANG MELALUI KUD DAN NON KUD” (Studi kasus di Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar,Kabupaten Probolinggo). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_USAHA_TANI_PADI_PADA_SALURAN_PEMASARAN_YANG_MELALUI_KUD_DAN_NON_KUD.pdf

Download (111kB) | Preview

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi usahatani padi dari petani yang menjual melalui KUD dan non KUD, untuk, untuk mengetahui berapa persentase petani menjual gabah melalui KUD dan non KUD, untuk mengetahui saluran pemasaran gabah petani dan untuk mengetahui alasan petani menjual gabah melalui KUD dan non KUD. Penelitian dilakukan di Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo yang dilakukan secara sengaja (purposive) atas dasar pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan salah satu daerah yang mempunyai koperasi (KUD) yang masih aktif di Kabupaten Probolinggo. Data berupa data primer dan sekunder. Saluran pemasaran menggunakan metode “Snow Ball Sampling”, sehingga didapatkan sampel sebanyak 41 orang. Metode analisa data yang akan digunakan dalam penelitian ini menggunakan: 1)Analisa Biaya 2. Analisis Efisiensi usahatani 3.Analisis Pengujian Hipotesis Dari hasil penelitian, didapatkan: 1. Saluran pemasaran gabah melalui non KUD lebih efisien dibandingkan dengan saluran pemasaran melalui KUD, dengan nilai efisiensi masing-masing sebesar 1,5 dan 1. 2. Persentase petani yang menjual gabah melalui non KUD hanya menjual sebagian dari gabahnya dan petani yang menjual gabah melalui KUD menjual seluruh gabahnya. 3. Didapat dua saluran pemasaran yaitu: 1). Melalui KUD: Petani KUD Dolog Pengecer Konsumen 2). Melalui non KUD: Petani Ped. Pengumpul Ped. Besar Pengecer Konsumen Petani Tengkulak KUD DOLOG Pengecer Konsumen 4. Petani menjual gabah melalui KUD karena keterjaminan harga yang telah ditetapkan oleh pihak KUD dan pembayaran yang dilakukan KUD dibayar secara kontan pada saat itu terjadi transaksi tersebut, dan petani menjual gabah melalui non KUD karena keuntungan serta kemudahan dalam menemukan pembeli, kepraktisan, kecepatan dalam menjual hasil produksi karena sebagian petani mempunyai pekerjaan diluar sektor pertanian, walaupun pembayaran yang dilakukan oleh pembeli (non KUD) tidak dilakukan secara kontan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 26 Jul 2012 03:00
Last Modified: 26 Jul 2012 03:00
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13320

Actions (login required)

View Item View Item