PENGARUH PEMBERIAN DEKOK BIJI JAGUNG (Zea mays) TERHADAP DIURESIS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN

RATNA LUSYANTI, DYAH (2006) PENGARUH PEMBERIAN DEKOK BIJI JAGUNG (Zea mays) TERHADAP DIURESIS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_PEMBERIAN_DEKOK_BIJI_JAGUNG.pdf

Download (142kB) | Preview

Abstract

Ginjal merupakan struktur utama untuk ekskresi pada manusia, disamping sebagai alat ekskresi ginjal mempunyai fungsi yang sangat penting untuk memelihara lingkungan internal tubuh dan sebagai pengaturan keseimbangan cairan didalam tubuh. Apabila terjadi gangguan atau kerusakan pada ginjal salah satunya dengan cara pengobatan. Diuretik adalah obat yang berkerja langsung pada ginjal dan meningkatkan produksi urin. Obat tersebut adalah Hidroklorotiazid dan biji jagung (Zea mays) yang mengandung kalium, dimana kalium yang tinggi dapat digunakan sebagai pelancar air kencing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian dekok biji jagung (Zea mays) terhadap diuresis pada tikus putih (Rattus norvegicus) dan mengetahui dosis biji jagung (Zea mays) yang dapat menormalkan kondisi keseimbangan air berupa urin pada tikus putih (Rattus novergicus). Jenis penelitian ini adalah true eksperiment (The Postest Control Group Design). Populasi dalam penelitian ini adalah tikus jantan yang berumur 3 bulan. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 ekor tikus putih yang terbagi dalam 5 kelompok perlakuan berbeda. Pengambilan sampel teknik random sampling yaitu dengan cara acak. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah air hasil dari perebusan biji jagung (Zea mays). Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah diuresis pada tikus putih. Variabel kontrol dalam penelitian ini adalah jenis hewan coba tikus putih, umur tikus, jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi. Hasil penelitian uji anava satu arah diketahui ada perbedaan pengaruh pemberian dosis yang berbeda pada biji jagung terhadap diuresis. Hasil uji Duncan’s menunjukkan bahwa data pengamatan 24 jam selama 6 hari mempunyai rata-rata volume urin 1,79 ml lebih besar dibandingkan dengan hasil pengamatan pada 6 jam yang mempunyai rata-rata 0,90 ml.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 26 Jul 2012 02:58
Last Modified: 26 Jul 2012 02:58
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13319

Actions (login required)

View Item View Item