ANALISA PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI untuk MENINGKATKAN EFISIENSI pada PG. MODJO PANGGOONG TULUNGAGUNG

Pangastuti, Damai (2006) ANALISA PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI untuk MENINGKATKAN EFISIENSI pada PG. MODJO PANGGOONG TULUNGAGUNG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISA_PENGENDALIAN_BIAYA_PRODUKSI_untukMENINGKATKAN_EFISIENSI_pada_PG.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada P.G. MODJOPANGGOONG TULUNGAGUNG degan judul Analisa Pengendalian Biaya Produksi Untuk Meningkatkan Efisiensi Pada P.G. MODJOPANGGOONG TULUNGAGUNG. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian serta pengukuran tingkat efisiensi biaya produksi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis varians yang meliputi, analisis selisih biaya bahan baku yang terdiri dari selisih harga bahan baku dan selisih kuantitas bahan baku, analisis biaya tenaga kerja langsung yang terdiri dari selisih tarif upah da selisih upah langsung, sedangkan analisis selisih biaya overhead pabrik menggunakan metode tiga selisih yang terdiri dari selisih pengeluaran, selisih kapasitas, selisih efisiensi variabel dan tetap. Pengukuran tingkat efisiensi biaya produksi terdiri dari efisiensi biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik. Hasil dari analisis selisih dan pengukuran tingkat efisiensi biaya produksi yang penulis lakukan adalah bahwa pada tahun 2004 analisis selisih harga bahan baku menunjukkan hasil yang tidak menguntungkan sedangkan di tahun 2005 menguntungkan. Untuk analisis selisih kuantitas bahan baku di tahun 2004 dan 2005 menunjukkan hasil yang tidak menguntungkan. Analisis selisih tarif upah langsung di tahun 2004 menunjukkan hasil yang tidak menguntungkan sedangkan di tahun 2005 tidak terjadi selisih menguntungkan ataupun merugikan. Untuk analisis selisih efisiensi upah langsung pada tahun 2004 menunjukkan hasil yang menguntungkan, sedangkan di tahun 2005 menunjukkan hasil yang tidak menguntungkan. Analisis selisih anggaran pengeluaran biaya overhead pabrik di tahun 2004 dan 2005 menunjukkan hasil yang tidak menguntungkan. Analisis selisih kapasitas biaya overhead pabrik di tahun 2004 menunjukkan hasil yang tidak menguntungkan dan di tahun 2005 menguntungkan. Dan untuk analisis selisih efisiensi variabel dan tetap di tahun 2004 mengalami keuntungan dan tahun 2005 mengalami kerugian. Sedangkan untuk analisis tingkat efisiensi biaya produksi pada tahun 2004 dan 2005 menunjukkan bahwa efisiensi biaya produksi belum bisa dicapai. Berdasarkan hasil analisis tersebut diatas, penulis menyimpulkan bahwa dalam melakukan analisis selisih untuk pengendalian kurang tepat karena hanya membandingkan total anggaran dengan realisasi biaya produksi saja. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya P.G. MODJOPANGGOONG dalam melakukan pengendalian biaya produksi menggunakan analisis selisih (analisis varians), sedangkan dalam penetapan standar biaya overhead pabrik diperlukan pemisahan antara biaya overhead tetap dan variabel.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 26 Jul 2012 02:49
Last Modified: 26 Jul 2012 02:49
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13308

Actions (login required)

View Item View Item