TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS PENANGGUHAN PENAHANAN YANG DILAKUKAN DENGAN JAMINAN UANG (Studi di Kejaksaan Negeri Tulungagung)

PUTRI UTAMI, YELINTINA (2006) TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS PENANGGUHAN PENAHANAN YANG DILAKUKAN DENGAN JAMINAN UANG (Studi di Kejaksaan Negeri Tulungagung). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
TINJAUAN_YURIDIS_SOSIOLOGIS_PENANGGUHAN_PENAHANAN.pdf

Download (88kB) | Preview

Abstract

Dalam penulisan skripsi ini penulis membahas mengenai tinjauan yuridis sosiologis terhadap penangguhan penahanan yang dilakukan dengan jaminan uang, permasalahan yang diangkat dalam penulisan skripsi ini adalah bagaimanakah prosedur pelaksanaan penangguhan penahanan yang dilakukan dengan jaminan uang, Faktor-faktor apakah yang menjadi dasar dilakukannya penangguhan penahanan dengan jaminan uang, dan Bagaimanakah pengelolaan uang jaminan penangguhan penahanan di Kejaksaan Negeri Tulungagung. Tujuan penelitian ini adalah antara lain untuk mengetahui prosedur pelaksanaan penangguhan penahanan yang dilakukan dengan jaminan uang, untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang menjadi dasar dilakukannya penangguhan penahanan dengan jaminan uang, dan untuk mengetahui bagaimanakah pengelolaan uang jaminan penangguhan penahanan di Kejaksaan Negeri Tulungagung. Metode pendekatan yang dipakai dalam penulisan skripsi ini adalah yuridis sosiologis, yaitu suatu penelitian yang menekankan pada ilmu hukum yuridis tetapi disamping itu juga berusaha menelaah kaidah-kaidah hukum yang berlaku dalam masyarakat.dan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder, kemudian dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analisis yaitu suatu cara penelaahan masalah yang diteliti dengan menggambarkan keadaan subyek dan obyek dengan kenyataan lapangan yang selanjutnya disimpulkan dalam suatu uraian. Langkah awal dalam pelaksanaan pemberian penangguhan penahanan oleh penuntut umum adalah terdakwa mengajukan permohonan secara tertulis kepada kejaksaan negeri tulungagung, dan penuntut umum mempertimbangkan permohonan tersebut dalam beberapa hari, apabila permohonan tersebut dikabulkan maka pihak tersangka dan penuntut umum melaksanakan perjanjian dan menetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh terdakwa, dan menetapkan besarnya uang jaminan penangguhan penahanan. Uang jaminan penangguhan penahanan yang telah disetujui oleh kedua belah pihak tersebut diserahkan langsung oleh pihak terdakwa ke Panitera Pengadilan Negeri Tulungagung dengan formulir penyetoran yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Tulungagung. Kemudian Pengadilan Negeri Tulungagung mengeluarkan 3 rangkap bukti setoran yang masing-masing dipegang oleh Panitera Pengadilan Negeri Tulungagung, pihak terdakwa, dan pihak Kejaksaan Negeri Tulungagung. Syarat-syarat yang ditentukan dalam perjanjian harus dipenuhi oleh terdakwa apabila tidak maka penuntut umum berhak untuk mencabut penangguhan penahanan tersebut dan menahan kembali terdakwa. Berdasarkan hasil penelitian bahwa dari 123 tahanan yang ditahan di kejaksaan negeri tulungagung, hanya 58 orang yang mengajukan permohonan penangguhan penahanan yang dilakukan dengan jaminan uang, dan 15 orang tahanan yang mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan jaminan orang, dari 58 orang yang mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan jaminan uang hanya 5 orang yang permohonannya dikabulkan, sedangkan dari 15 orang yang mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan jaminan orang hanya 1 orang yang permohonannya dikabulkan. Para terdakwa yang permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan terdiri dari 5 orang, diantaranya,3 orang terdakwa tindak pidana penipuan, 1 orang terdakwa judi togel, dan 1 orang terdakwa yang terkait kasus kelalaian yang menyebabkan matinya orang lain. Faktor yang menjadi dasar penangguhan penahanan dengan jaminan uang antara lain penangguhan penahanan mereka adalah untuk alasan medis karena terdakwa perlu dirawat di rumah sakit, pertimbangan bahwa terdakwa tidak akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan tidak akan mengulangi perbuatan pidana lagi, pertimbangan penangguhan penahanan lainnya yaitu karena terdakwa telah mengganti kerugian korban dan tentunya juga karena pertimbangan terdakwa mempunyai tanggungan keluarga, dan juga karena ada terdakwa yang sedang hamil tua dan akan segera melahirkan, selain itu juga terdakwa telah menyanggupi untuk memenuhi syarat-syarat yang diajukan oleh penuntut umum. Di dalam memberikan Penangguhan Penahanan dengan Jaminan uang penuntut umum kejaksaan negeri Tulungagung terlebih dahulu mempertimbangkan secara selektif dan Penangguhan Penahanan tidak diberikan kepada semua pelaku tindak pidana terlebih lebih Terhadap pelaku tindak pidana yang ancamannya berat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 26 Jul 2012 02:46
Last Modified: 26 Jul 2012 02:46
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13303

Actions (login required)

View Item View Item