EFEKTIFITAS TEKNIK KOMUNIKASI DALAM RANGKA PEMBINAAN NARAPIDANA ANAK DI BIDANG KEAGAMAAN(Studi pada Lembaga Pemasyarakatan Anak Blitar)

Ritandari, Anzar A. (2006) EFEKTIFITAS TEKNIK KOMUNIKASI DALAM RANGKA PEMBINAAN NARAPIDANA ANAK DI BIDANG KEAGAMAAN(Studi pada Lembaga Pemasyarakatan Anak Blitar). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
EFEKTIFITAS_TEKNIK_KOMUNIKASI_DALAM_RANGKAPEMBINAAN_NARAPIDANA_ANAKDI_BIDANG_KEAGAMAAN.pdf

Download (54kB) | Preview

Abstract

Keywords: Efektifitas Teknik Komunikasi, Narapidana Anak, Bidang Agama Melakukan pembinaan pada narapidana anak bukanlah hal yang mudah mengingat kondisi narapidana anak merupakan individu yang sedang mengalami keguncangan jiwa akibat hilangnya kebebasan mereka serta hilangnya masa kanak-kanak yang seharusnya dapat mereka nikmati dengan penuh kebebasan, kondisi tersebut berdampak pada timbulnya perilaku tidak wajar seperti mudah tersinggung, tertutup, kasar dan mudah putus asa. Diperlukan teknik komunikasi yang tepat dalam rangka pembinaan terhadap narapidana anak. Dalam hal ini agama, mempunyai dampak dan peranan yang penting bagi narapidana anak. Karena hidup keagamaan memberikan kekuatan jiwa bagi seseorang untuk menghadapi krisis serta membantu narapidana anak meningkatkan kualitas kehidupan rohaninya. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka peneliti bertujuan ingin mengetahui teknik komunikasi yang dipergunakan didalam pembinaan keagamaan serta bagaimana efektifitasnya terhadap narapidana anak. Efektifitas teknik komunikasi adalah apabila pengiriman pesan yang dilakukan komunikator dengan suatu cara tertentu kepada komunikan memperoleh hasil seperti yang dia harapkan. Apakah terdapat perubahan dalam tingkat kognitif, atau telah mencapai afektif dan yang lebih tinggi lagi terdapat perubahan pada tingkat behavior. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif, dimana pengumpulan data dilakukan dengan terlebih dahulu mengadakan observasi ditempat penelitian dan selanjutnya dilakukan wawancara terhadap informan. Didukung dengan pengumpulan dokumentasi sebagai penunjang. Subyek penelitian dan sekaligus informan dalam penelitian ini adalah para narapidana anak yang ditetapkan melalui metode purposif sampling, berdasarkan kriteria yang telah ditentukan yakni narapidana anak yang mempunyai jenis kejahatan serta masa pidana yang berbeda dan telah menjalani pidananya diatas satu tahun. Pembinaan yang diberikan didalam Lembaga Pemasyarakatan Anak cukup banyak yang meliputi pembinaan keterampilan, pendidikan dan keagamaan. Pembinaan keagamaan sendiri ada beberapa macam mulai dari shalat dhuhur berjamaah yang dilakukan setiap hari, ceramah keagamaan yang diberikan setiap hari selasa sampai pengajian yang dilakukan setiap hari kamis setelah shalat dhuhur berjamaah. Pembinaan keagamaan ini wajib diikuti oleh semua penghuni Lembaga Pemasyarakatan Anak. Dalam penyampaian materi agama, dipergunakan Teknik komunikasi Informatif yang dalam prakteknya sering digabungkan penggunaannya dengan Teknik Komunikasi Persuasif. Dimana materi pembinaan disampaikan dengan terbatas dan sesuai dengan kebutuhan narapidana anak. Dalam penyampaian materi, pembina memberikan motivasi dan mendorong narapidana anak untuk lebih meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan. Teknik komunikasi Koersif digunakan apabila ada diantara narapidana anak yang tidak bersedia mengikuti kegiatan agama atau yang melanggar peraturan Lembaga Pemasyarakatan, hal ini dilakukan supaya narapidana anak menjadi jera dan menjadi lebih disiplin, serta tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Walaupun telah diadakan pembinaan yang cukup sering tetapi mayoritas dari narapidana anak belum mengalami perubahan dalam kehidupan beragamanya, rata-rata masih sama meskipun ada juga yang benar-benar menyesal dan benar-benar berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam hal ini faktor latar belakang keluarga serta pendidikan dari keluarga ternyata mempengaruhi proses perubahan perilaku diantara narapidana anak. Rata-rata narapidana anak yang mendapat dukungan dan perhatian dari keluarga menunjukkan perubahan perilaku menjadi lebih baik. Hal ini berbeda dengan narapidana anak yang kurang mendapat dukungan dan perhatian dari keluarga, rata-rata mereka belum mengalami perubahan perilaku kearah yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 25 Jul 2012 07:16
Last Modified: 25 Jul 2012 07:16
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13275

Actions (login required)

View Item View Item