PEMBELAJARAN MATEMATIKA METODE PEMECAHAN MASALAH TOPIK APROKSIMASI KESALAHAN PENGUKURAN DI KELAS 1-PENJUALAN SMK NEGERI 1 MALANG

RAHMANTO, RAHMANTO (2006) PEMBELAJARAN MATEMATIKA METODE PEMECAHAN MASALAH TOPIK APROKSIMASI KESALAHAN PENGUKURAN DI KELAS 1-PENJUALAN SMK NEGERI 1 MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PEMBELAJARAN_MATEMATIKA_METODE_PEMECAHAN_MASALAH_TOPIK_APROKSIMASI_KESALAHAN_PENGUKURAN_DI_KELAS_1.pdf

Download (49kB) | Preview

Abstract

Model pembelajaran merupakan salah satu penyebab yang dapat mempengaruhi motivasi dan prestasi belajar siswa. Peserta didik tidak diberi ruang untuk berimajinasi dan berkreasi. Peserta didik cenderung hanya menjadi obyek dan diposisikan tidak tahu apa-apa sehingga harus dijejali sesuai kemauan guru. Padahal disaat penilaian atau evaluasi, siswa dinilai telah menguasai materi matematika jika ia mampu mengingat dan mengaplikasikan aturan-aturan, langkah-langkah, serta contoh-contoh yang sudah disampaikan para gurunya. Strategi pembelajaran seperti dinyatakan di atas dapat dikatakan lebih menekankan kepada para siswa untuk mengingat atau menghafal dan kurang atau malah tidak menekankan kepada para siswa untuk bernalar, memecahkan masalah, ataupun pada pemahaman. Dengan strategi pembelajaran seperti itu, kadar keaktifan siswa menjadi sangat rendah, siswa hanya menggunakan kemampuan berpikir tingkat rendah dan tidak memberi kemungkinan bagi siswa untuk berpikir dan berpartisipasi secara penuh. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diterapkan pembelajaran matematika metode pemecahan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon dan ketuntasan belajar siswa terhadap pembelajaran matematika model pemecahan masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas I-Penjualan SMK Negeri 1 Malang yang berjumlah 40 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode angket dan test. Hasil dari angket maupun hasil tes dideskripsikan kemudian disimpulkan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan, respon siswa terhadap pembelajaran matematika model pemecahan masalah adalah rendah.Ketuntasan belajar secara klasikal, siswa mencapai ketuntasan 75%. Ini berarti tuntas secara klasikal

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 25 Jul 2012 06:30
Last Modified: 25 Jul 2012 06:30
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13246

Actions (login required)

View Item View Item