PEMASARAN UBI JALAR DAN NILAI TAMBAH PADA PENGOLAHANNYA (Study Kasus di Desa Pacet Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto)

RAHMALA, ARISMAWANTI (2006) PEMASARAN UBI JALAR DAN NILAI TAMBAH PADA PENGOLAHANNYA (Study Kasus di Desa Pacet Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PEMASARAN_UBI_JALAR_DAN_NILAI_TAMBAH_PADA_PENGOLAHANNYA.pdf

Download (53kB) | Preview

Abstract

Pangan adalah satu jenis produksi komoditi pertanian yang tidak dapt dianggap remeh, tetapi hal tersebut adalah masalah yang sangat serius dan strategis. Salah satu komoditas pertanian yang sedang dinaikkan pamornya menjadi salah satu alternatif bahan makanan adalah ubi jalar (Ipomea batatas. L). Ubi jalar merupakan komoditas pertanian yang berprospek cerah, karena itulah banyak petani di daerah Pacet yang membududayakan ubi jalar. Dengan adanya permintaan ubi jalar yang semakin meningkat, maka juga akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani ubi jalar. Berdasarkan latar belakang penelitian, maka dapat dapat disusun perumusan masalah sebagai berikut:1). Bagaimana saluran pemasaran ubi jalar di Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto? 2). Berapa margin pemasaran ubi jalar ditingkat petani, industri, dan konsumen? 3). Berapa nilai tambah ubi jalar setelah dilakukan pengolahan? Tujuan dari penelitian ini adalah:1). Untuk mengetahui saluran pemasaran ubi jalar di Desa Pacet, Kecamatan Pacet, kabupaten Mojokerto. 2). Untuk mengetahui margin pemasaran ubi jalar ditingkat petani, industri sampai ke konsumen. 3). Untuk mengetahui nilai tambah ubi jalar setelah dilakukan pengolahan di industri. Metode pentuan daerah penelitian ini dilakukan di Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Penentuan ini dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa daerah penelitian merupakan daerah yang sebagaian besar wilayahnya berupa lahan pertanian ubi jalar. Sedangkan untuk pengambilan sample pada lembaga pemasaran menggunakan teknik snow ball sampling, yaitu pengambilan sample secara bergulir. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data skunder. Metode analisa data yang digunakan sesuai dengan tujuan ini adalah: 1). Untuk mengetahui saluran pemasaran ini maka peneliti harus menelusuri rantai pemasaran ubi jalar. 2). Marjin pemasaran dapat dihitung menggunakan rumus marjin pemasaran Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terhadap hasil penelitian, maka dapat dikemukakan berbagai kesimpulan sebagai berikut: 1). Dalam proses pemasaran terdapat tiga saluran dengan dua jenis varietas. 2). Margin pemasaran pada saluran pemasaran ke II, dimana pada saluran pemasaran ke II ini merupakan saluran pemasaran yang langsung ke industri pengolahan ubi jalar. 3). Distribusi share terbesar pada tingkat petani terdapat terdapat pada saluran pemasaran ke III, sedangkan distribusi share terbesar pada tingkat industri pengolahan terdapat pada saluran pemasaran ke II 4). Suatu produk pertanian apabila diolah lebih lanjut menjadi produk jadi akan memiliki nilai tambah, begitupun dengan ubi jalar ini setelah dilakukan pngolahan menjadi kripik dan srick ubi jalar akan memiliki nilai tambah. Beberapa saran yang dapat diajukan sehubungan dengan hasil penelitian ini antara lain adalah: 1) Petani tidak teralalu tergantung dengan industri pengolahan yang ada, namun petani harus berusaha mendirikan usaha pengiolahan ubi jalar, mengingat pengolahan ubi jalar lebih lanjut akan menghasilakan keuntungan yang tinggi. 2) Perlu adanya pengembangan ubi jalar varietas Jepang karena ubi jalar varietas Jepang memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ubi jalar varietas IR.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 25 Jul 2012 06:08
Last Modified: 25 Jul 2012 06:08
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13230

Actions (login required)

View Item View Item