PERENCANAAN SCHEDULING JOB PADA MESIN MENGGUNAKAN METODE CAMPBELL DUDEK AND SMITH (CDS) UNTUK MENURUNKAN MAKE SPAN, WAKTU MENGANGGUR (IDLE TIME) DAN BIAYA PRODUKSI (Study Kasus Di Perusahaan Sepatu UD. ARISKON Mojokerto)

PRIYATNO, HENDRO (2006) PERENCANAAN SCHEDULING JOB PADA MESIN MENGGUNAKAN METODE CAMPBELL DUDEK AND SMITH (CDS) UNTUK MENURUNKAN MAKE SPAN, WAKTU MENGANGGUR (IDLE TIME) DAN BIAYA PRODUKSI (Study Kasus Di Perusahaan Sepatu UD. ARISKON Mojokerto). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERENCANAAN_SCHEDULING_JOB_PADA_MESIN_MENGGUNAKAN_METODE_CAMPBELL_DUDEK_AND_SMITH.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

U.D ARISKON merupakan perusahaan yang memproduksi sepatu jogging dengan berbagai macam model. Proses produksi sepatu menggunakan mesin yang sama tetapi memerlukan waktu penyelesaian yang berbeda untuk tiap-tiap model. Hal ini menyebabkan beban kerja yang diberikan tiap-tiap mesin berbeda, ada yang lama dan ada yang singkat, sehingga hal ini menyebabkan timbulnya waktu menganggur (Idle TIme) pada mesin-mesin tertentu yang mengakibatkan perusahaan tidak dapat menyelesaikan produksi secara maksimal. Dalam penelitian ini dilakukan analisa untuk menurunkan makespan, total flow time, waktu menganggur (Idle Time) dan biaya produksi dengan menggunakan Metode Campbell Dudek And Smith (CDS). Dengan metode ini diharapkan diperoleh penjadwalan job yang tepat sehingga pabrik dapat mengurangi waktu penyelesaian produksi sepatu, mengurangi jumlah waktu menganggur,serta dapat menekan biaya produksi. Dari penerapan metode Campbell Dudek And Smith (CDS, secara analisis diperoleh penjadwalan job yang lebih baik dari metode yang saat ini diterapkan oleh perusahaan dimana pada bulan Desember 2005 untuk perhitungan makespan pada metode yang saat ini diterapakan oleh perusahaan sebesar 293,6212 jam, Total Flow time sebesar 1203,897 jam, total idle time sebesar 730,8163 jam dan total biaya produksi sebesar Rp. 97.355.678,7 Sedangkan dengan menggunakan metode Campbell Dudek And Smith (CDS), diperoleh makespan sebesar 252,9398 jam,Total Flow time sebesar 929,87912 jam, rata, total idle time sebesar 554,55197 jam dan total biaya produksi sebesar Rp. 83.961.870,95. sehingga diperoleh penghematan makespan sebesar 40,6814 jam, Total Flow time sebesar 274,000808 jam, total idle time sebesar 176,26433 jam dan total biaya produksi sebesar Rp. 13.393.807,75 Untuk Bulan Januari 2006 diperoleh penghematan makespan sebesar 41,7159 jam, Total Flow time sebesar 282,07069 jam, total idle time sebesar 180,17746 jam dan total biaya produksi sebesar Rp. 13.835.508,6. Bulan Februari 2006 diperoleh penghematan makespan sebesar 42,7504 jam, Total Flow time sebesar 274,3408 jam, total idle time sebesar 185,74535 jam dan total biaya produksi sebesar Rp. 14.161.376,1

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 25 Jul 2012 04:14
Last Modified: 25 Jul 2012 04:14
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13185

Actions (login required)

View Item View Item