EVALUASI PENETAPAN TARIF JASA ANGKUTAN DENGAN METODE MARK UP PENDEKATAN FULL COSTING(Studi Kasus Pada PO. ZENA)

Rupidara, Riki (2006) EVALUASI PENETAPAN TARIF JASA ANGKUTAN DENGAN METODE MARK UP PENDEKATAN FULL COSTING(Studi Kasus Pada PO. ZENA). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
EVALUASI_PENETAPAN_TARIF_JASA_ANGKUTAN_DENGANMETODE_MARK_UP_PENDEKATAN_FULL_COSTING.pdf

Download (83kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada Perusahaan Jasa Angkutan PO. ZENA dengan judul “ Evaluasi Penetapan Tarif Jasa Angkutan dengan Metode Mark Up Pendekatan Full Costing Pada Perusahaan Jasa Angkutan PO.ZENA di Malang”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguji kebenaran penetapan tarif; dan untuk menguji apakah dengan metode Mark Up dalam penentuan tarif di PO.ZENA sudah sesuai dengan harga tarif yang diinginkan perusahaan dan sesuai dengan ketentuan pemerintah. Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan teknis kuantitatif yaitu teknik yang digunakan untuk menganalisis data yang berupa angka-angka daintaranya mengidentifikasi elemen biaya, menentuakan harga pokok paroduk atau jasa dan menentukan harga jual (tarif). Penentuan tarif ini menggunakan metode Full Costing jadi harga ditentukan sebesar biaya operasional ditambah dengan Mark Up, Metode ini digunakan untuk menentukan harga jual atau tarif dengan cara menambah biaya produksi dengan sejumlah Mark Up. Hasil analisa diatas ditemukan bahwa Perusahan Jasa Angkutan PO.ZENA telah menggunakan perhitungan tarif jasa angkutan dengan metode Mark Up dan pada tahun 2004-2005 tarif untuk jurusan Malang-Purwokerto sama yaitu sebesar Rp. 80.000,- yang menyebabkan PO.ZENA mengalami kerugian sebesar Rp. 8.468.000,- disebabkan karena adanya kenaikan harga BBM pada tahun 2005 yang mengakibatkan pula naiknya harga suku cadang dan biaya opSerasional kendaraan, maka perusahan dianggapperlu mengevaluasi kembali penentuana tarif. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis meyarankan Sebaiknya tarif penumpang tahun 2005 ditingkatkan. Karena pada tahun tersebut perusahaan mengalami rugi yang tidak sedikit. Faktor yang lain yang menjadi dasar dari peningkatkan tarif ini adalah karena adanya kenaikan harga BBM yang berdampak juga kenaikan harga suku cadang.Peneliti menyarankan kenaikan harga menjadi Rp. 90.000,-. Dengan menetapkan harga baru ini maka perusahaan akan mengalami kenaikan laba dan biaya operasional bus dapat terpenuhi. Kenaikan tarif ini juga telah memperhitungkan faktor dari luar yaitu faktor pesaing dan faktor harga pasaran. Dan juga penumpang tidak akan terbebani dengan tarif sebesar itu karena ketepatan waktu, fasilitas, serta keyamanan akan terjamin. Kenaikan ini juga diharapkan diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan PO. Zena.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 25 Jul 2012 03:51
Last Modified: 25 Jul 2012 03:51
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13164

Actions (login required)

View Item View Item