KAJIAN KRITIS TERHADAP UPAYA SUB DETASEMEN V / 1-2 POLISI MILITER DALAM MENANGANI TINDAKAN DISERSI OLEH ANGGOTA TNI AD (Studi di Sub Detasemen V / 1-2 Polisi Militer Kota Ngawi)

PRAYUDHIA.A, ALVIEN (2006) KAJIAN KRITIS TERHADAP UPAYA SUB DETASEMEN V / 1-2 POLISI MILITER DALAM MENANGANI TINDAKAN DISERSI OLEH ANGGOTA TNI AD (Studi di Sub Detasemen V / 1-2 Polisi Militer Kota Ngawi). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KAJIAN_KRITIS_TERHADAP_UPAYASUB_DETASEMEN_V.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Yang menjadi obyek dan sekaligus permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai faktor yang mendorong anggota TNI AD melakukan disersi serta upaya yang dilakukan oleh Polisi Militer Kota Ngawi dalam menangani tindakan disersi. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis bahwa penelitian atas dasar peraturan perundangan serta wawancara dan dokumen, temuan di lapangan kemudian data yang diperoleh akan dianalisa yang dipadukan dengan kepustakaan untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan yang dikemukakan. Setelah melalui penelitian yang mendalam dan teliti, mendapatkan keterangan bahwa tindakan disersi ini dilakukan oleh anggota TNI AD yang dipicu karena beberapa faktor baik itu faktor internal berupa mental dari seorang prajurit maupun dikarenakan rasa jenuh dengan lingkungan militer serta faktor keharmonisan dalam keluarga pelaku, sedangkan faktor eksternal disini adalah dikarenakan oleh masalah ekonomi berupa gaji yang dirasa masih kurang serta dikarenakan oleh rasa malu karena sering melakukan pelanggaran. Sedangkan upaya yang dilakukan oleh Sub Datasemen V/1-2 dalam menangani tindakan disersi dengan menggunakan beberapa metode dalam menangkap pelaku. Karena sebagai penyidik militer maka polisi militer berhak untuk melakukan penyelidikan hingga penahanan pelaku disersi sedangkan sanksi yang diperoleh pelaku adalah berupa pidana kurungan dan pemecatan dari tempat dinas, tetapi apabila pelaku disersi tidak tertangkap maka dapat diajukan ke persidangan in absentia. Maka dapat disimpulkan bahwa faktor yang mendorong anggota TNI AD dapat digolongkan kedalam faktor internal dan faktor eksternal dan upaya yang dilakukan oleh polisi militer adalah diawali dengan penyelidikan dan diakhiri dengan proses penahanan di rumah tahanan militer.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 25 Jul 2012 03:50
Last Modified: 25 Jul 2012 03:50
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13161

Actions (login required)

View Item View Item