Studi Tentang Kesiapan Guru Mata Pelajaran Biologi SMU Dalam Penerapan KBK Di Wilayah Kota Batu

Mujadid, M. (2006) Studi Tentang Kesiapan Guru Mata Pelajaran Biologi SMU Dalam Penerapan KBK Di Wilayah Kota Batu. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
Studi_Tentang_Kesiapan_Guru_Mata_Pelajaran_Biologi_SMU_Dalam_Penerapan_KBK_Di_Wilayah_Kota_Batu.pdf

Download (9kB) | Preview

Abstract

Dalam mempersiapkan lulusan pendidikan yang memasuki era globalisasi yang penuh tantangan dan ketidakpastian diperlukan pendidikan yang dirancang berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Untuk kepentingan tersebut pemerintah memprogramkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) atau (Competency Based Curriculum) sebagai acuan dan pedoman bagi pelaksanaan pendidikan (pengetahuan, keterampilan dan sikap) dalam seluruh jenjang dan jalur pendidkan khususnya pada jalur pendidikan sekolah. Hal ini terkait dengan gerakan peningkatan mutu pendidikan yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mulyasa, 2002). Tetapi pada kenyataannya ternyata tidak semua sekolah mampu menerapkan KBK secara optimal. Faktor utama yang menyebabkan hal ini adalah kesiapan dari guru pengajar mata pelajaran. Ini seperti yang dikemukakan oleh Mars dalam Mulyasa (2002:4) bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi implementasi kurikulum yaitu dukungan kepala sekolah, dukungan rekan sejawat, dan dukungan internal yang datang dari dalam guru itu sendiri. Lebih lanjut Mulyasa (2002:4) menjelaskan meskipun terdapat faktor luar, yang merupakan faktor penentu adalah faktor internal guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru mata pelajaran biologi dalam penerapan KBK di wilayah kota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan adalah para guru mata pelajaran biologi SMU di wilayah kota batu dan sampelnya adalah guru mata pelajaran biologi kelas 1 SMU di wilayah kota Batu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara angket, wawancara, observasi lapang dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk penyusunan silabus 57,2% guru tidak ada kesulitan dalam menyusun silabus 47,8% ada kesulitan, sebesar 50% guru tidak ada kesulitandalam penyusunan RP, 42,8% ada kesulitan dan 7,1% agak kesulitan. Pada rancangan KBM 57,2% guru sudah melakukan variasi dan 42,8% terkadang melakukan variasi. Untuk sistem penilaian 50% guru sudah menerapkan, 42,8% sebagian masih menerapkan, 7,1% belum menerapkan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 25 Jul 2012 02:36
Last Modified: 25 Jul 2012 02:36
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13072

Actions (login required)

View Item View Item