PERLINDUNGAN HUKUM PIDANA TERHADAP PEMBANTU RUMAH TANGGA ANAK (PRTA) KORBAN KEKERASAN OLEH MAJIKAN (STUDI DI KOTA MALANG)

Mubaraq, Mukhibaturazaqil (2006) PERLINDUNGAN HUKUM PIDANA TERHADAP PEMBANTU RUMAH TANGGA ANAK (PRTA) KORBAN KEKERASAN OLEH MAJIKAN (STUDI DI KOTA MALANG). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERLINDUNGAN_HUKUM_PIDANA_TERHADAP_PEMBANTU_RUMAH.pdf

Download (34kB) | Preview

Abstract

Obyek penelitian ini adalah mengenai perlindungan hukum pidana terhadap pembantu rumah tangga anak (PRTA) korban kekerasan oleh majikan (studi di Kota Malang) Rumusan masalah yang diambil penulis dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana bentuk-bentuk kekerasan yang dilakukan oleh majikan, faktor dan dampak kekerasan yang terjadi terhadap korban, dan bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap korban kekerasan terhadap pembantu rumah tangga anak. Dalam hal ini perlindungan dapat menjadi wewenang berbagai pihak yaitu kepolisian, LSM, masyarakat, dan keluarga korban itu sendiri. Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk memaparkan bentuk perlindungan hukum pidana terhadap pembantu rumah tangga anak (PRTA) korban kekerasan oleh majikan dan juga untuk mengetahu bentuk kekerasan yang biasa dilakukan oleh pelaku tindak pidana kekerasan terhadap pembantu rumah tangga anak serta juga untuk mengetahui faktor dan dampak terjadinya tindak kekerasan terhadap pembantu rumah tangga anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah social research atau penelitian hukum sosiologis. Adapun teknik yang dipergunakan di dalam menggali dan mengoleksi data yang dibutuhkan, terutama sekali dilakukan melalui tehnik wawancara Dari penelitian yang dilakukan maka diperoleh hasil, kekerasan yang dialami oleh pembantu rumah tangga oleh majikan bisa dalam beberapa bentuk dimana kekerasan terhadap pembantu rumah tangga bisa disebabkan oleh beberapa faktor dan menimbulkan berbagai dampak kemudian perlindungan hukum terhadap korban tindak kekerasan terhadap pembantu rumah tangga anak sudah cukup memadai seiring dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, perlindungan terhadap korban kekerasan terhadap pembantu rumah tangga anak tidak hanya bisa di dapat dari pihak berwajib tapi juga bisa didapat dari lembaga sosial masyarakat Kesimpulan dari dibahasnya karya tulis ini adalah perlindungan terhadap pembantu rumah tangga anak (PRTA) sudah cukup tegas diatur dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Dalam pelaksanaanya ternyata dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap pembantu rumah tangga anak benar-benar terlaksana sesuai dengan aturan hukum yang ada, dengan catatan setiap bentuk kekerasan yang dilakukan oleh majikan dilaporkan kepada yang berwajib sehingga hak-hak korban dapat terpenuhi. Yang harus diperhatikan selanjutnya adalah berkenaan dengan peningkatan sosialisasi Undang-undang tentang pengahapusan kekerasann dalam rumah tangga sehingga para pembantu rumah tangga khususnya anak-anak paham betul akan hak-haknya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 25 Jul 2012 02:25
Last Modified: 25 Jul 2012 02:25
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13055

Actions (login required)

View Item View Item