PENGARUH BAHAN DAN KONSENTRASI LIMBAH PADAT SARI APEL TERHADAP KUALITAS BISKUIT

PANCAWATI, SURATMI (2006) PENGARUH BAHAN DAN KONSENTRASI LIMBAH PADAT SARI APEL TERHADAP KUALITAS BISKUIT. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_BAHAN_DAN_KONSENTRASI_LIMBAH_PADAT_SARI_APEL_TERHADAP_KUALITAS_BISKUIT.pdf

Download (65kB) | Preview

Abstract

Biskuit adalah kue kering yang tipis, keras, dan renyah yang dibuat tanpa peragian dan kandungan air yang rendah. Biskuit dapat digolongkan menjadi dua,berdasarkan cara pencampurannya dan resep yang dipakai, yaitu jenis adonan dan jenis busa yang dapat disemprotkan atau dicetak, sedangkan kue busa terdiri dari kue “sponge”. Menurut SII Biskuit adalah sejenis makanan yang terbuat dari tepung terigu yang melalui proses pemanasan dan pencetakan. Dalam syarat mutu biskuit, gizi yang terkandung dalam biskuit adalah air maks 5%, protein min 9%, Karbohidrat min 70%, Abu maks 1,5 %, serat maks 0,5 %, Kalori min 40 kkl/ 100 gr, logam berbahaya tidak ada, bau, rasa, warna normal, bahan – bahan biskuit perlu persyaratan tertentu seperti aromannya sedap, mampu menghasilkan tekstur yang baik serta tidak menghasilkan reaksi pencoklatan yang tidak diinginkan. Karbohidrat sangat dibutuhkan karena merupakan sumber energi dan kesehatan bagi tubuh, serat merupakan komponen dari jaringan tumbuhan yang tahan terhadap proses hidrolisa oleh enzim dalam lambung dan usus kecil, serat bukan merupakan zat gizi tetapi berguna bagi kesehatan karena Peranannya dalam proses pencernaan makanan, dan mencegah berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penambahan bahan dan konsentrasi limbah padat sari apel berpengaruh terhadap kandungan karbohidrat, serat dan sifat organoleptik pada biskuit, dan untuk mengetahui pada perlakuan dan konsentrasi berapakah kandungan karbohidrat, serat, dan sifat organoleptik tertinggi pada biskuit. Analisis karbohidrat dan serat dilakuakan di Laboratorium Kimia pada tanggal 15 - 20 Januari 2006 dan cara pembuatan biskuit dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas Muhammadiyah Malang, pada tanggal pada tanggal 10 – 13 Januari 2006. Hasil penelitian menunjukan bahwa biskuit dengan bahan dan konsentrasi limbah padat sari apel kandungan karbohidrat yang tertinggi pada perlakuanA2B4 limbah dalam bentuk basah denagn konsentrasi 70%, sedangkan untuk kandungan serat tertinggi pada perlakuan A2B4 pada limbah dalam bentuk basah denagn konsentrasi 70%, menurut syarat mutu biskuit dari limbah padat sari apel ini sudah memenuhi syarat karena pada karbohidrat sudah standar yaitu penambahan limbah padat sari apel 70%, tetapi untuk kadar serat melebihi karena pada syarat mutu biskuit kadar serat min 0,5 %, tetapi pada biskuit limbah padat sari apel ini kandungan serat 70 % ini dikarenakan penambahan limbah padat sari apel, karena apel banyak mengandung serat. Untuk sifat organoleptik pada biskuit limbah padat sari apel pada warna tertinggi pada perlakuan A1B1 dengan konsentrasi 40 %, aroma tertinggi pada perlakuan A1B2 dengan konsentrasi 50 %, rasa tertinggi pada perlakuan A2B2 dengan konsentrasi 50 %, sedangkan kerenyahan tertinggi pada perlakuan A1B1 dengan konsentrasi 40 %. Kerenyahan merupakan karakter terpenting untuk diterimanya produk kering.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 25 Jul 2012 02:19
Last Modified: 25 Jul 2012 02:19
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13047

Actions (login required)

View Item View Item