TINGKAT KEPADATAN YANG BERBEDA TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN PERTUMBUHAN JUVENIL LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus)

OKTAVIANTO, DIDIN (2006) TINGKAT KEPADATAN YANG BERBEDA TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN PERTUMBUHAN JUVENIL LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
TINGKAT_KEPADATAN_YANG_BERBEDA_TERHADAP_KELULUSHIDUPANDAN_PERTUMBUHAN_JUVENILLOBSTER_AIR_TAWAR.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Indoor Perikanan Fakultas Peternakan-Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang pada bulan Juli 2005. Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat kepadatan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus). Materi dan metode yang digunakan adalah metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 5 perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Sidik Ragam atau uji F dengan tingkat kepercayaan 95%. Jika uji F berbeda nyata atau berbeda sangat nyata maka dilanjutkan ke uji Beda Nyata Terkecil (BNT Pelaksanaan penelitian dilakukan di aquarium yang berukuran 40x30x30 cm dengan menggunakan kepadatan yang berbeda yaitu 4 ekor/akuarium, 6 ekor/akuarium, 8 ekor/akuarium, 10 ekor/akuarium, 12 ekor/akuarium. Sebelum penelitian juvenil Lobster Air Tawar diadaptasikan selama satu hari dan dilakukan pengukuran kualitas air setiap hari pada pagi dan sore hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepadatan yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan tidak berpengaruh nyata terhadap kelulushidupan juvenil Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus). Pertumbuhan tertinggi terdapat pada perlakuan A (4 ekor/akuarium) dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 0.073 gr/ekor, kemudian diikuti perlakuan B (6 ekor/akuarium) dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 0.059, perlakuan C (8 ekor/akuarium) dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 0.044 gr/ekor, perlakuan D (10 ekor/akuarium) dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 0.035 gr/ekor dan perlakuan E (12 ekor/akuarium) dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 0.030 gr/ekor sedangkan kelulushidupan yang tertinggi terdapat pada perlakuan A (4 ekor/akuarium) dengan prosentase kelulushidupan mencapai 91.67%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pertumbuhan dan kelulushidupan juvenil Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) yang tertinggi terdapat pada perlakuan A dengan tringkat kepadatan 4 ekor/akuarium.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Fishery
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 24 Jul 2012 05:56
Last Modified: 24 Jul 2012 05:56
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13021

Actions (login required)

View Item View Item