PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA ANAKAN LIDAH BUAYA (Aloe vera) VARIETAS chinensis SECARAIN VITRO

Meilani Nasution, Hanny (2006) PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA ANAKAN LIDAH BUAYA (Aloe vera) VARIETAS chinensis SECARAIN VITRO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGGUNAAN_PUPUK_ORGANIK_CAIR.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pupuk organik cair pada pertumbuhan kultur anakan lidah buaya varietas chinensis. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Desember 2005 sampai dengan Februari 2006. Dan dilaksanakan di Laboraturium Kultur Jaringan Pusat Pengembangan Bioteknologi (PUSBANG-Biotek) Universitas Muhammadiyah Malang. Alat-alat yang digunakan meliputi beaker glass 1000 ml, timbangan listrik, hot plate stirrer, pH meter, mikrowave oven, alumunium foil, kertas timbang, botol kultur, tutup botol plastik, petridish, bunsen, autoclave, LAFC (Laminar Air Flow Cabinet), rak kultur, spatula, scalpel, gunting, pipet, pisau, pinset, hand sprayer dan alat tulis menulis. Bahan yang digunakan meliputi media Murashige Skoog (MS), anakan lidah buaya varietas chinensis (Pontianak), pupuk organik cair (Dekorgan, Nasa, Super Oeristind, Xiong Mau 1,6 ml/l) agrimicin 0,1 %, dithane 0,1 %, clorox 10% dan 5 %, HgCl 0,1 %, alkohol 90 % dan Aquadest steril. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) sederhana yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 kali ulangan. Adapun peubah pengamatan meliputi persentase eksplan hidup dan kontaminasi (%), persentase eksplan bertunas (%), jumlah tunas, jumlah akar dan panjang akar. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perlakuan penambahan pupuk organik cair memberikan pengaruh pada peubah pengamatan jumlah tunas, dan panjang akar. Hal ini dikarenakan pada pupuk organik cair terdapat unsur hara makro mikro dan unsur lainnya yang dapat mempercepat pertumbuhan kultur anakan lidah buaya varietas chinensis. Sedangkan untuk persentase eksplan hidup serta kontaminasi (%) eksplan bertunas (%) dan jumlah akar tidak berpengaruh nyata. Hal ini disebabkan kondisi eksplan yang kurang steril karena diambil langsung dari lapang dan unsur hara yang terdapat pada pupuk organik cair yang tidak dapat diserap dengan baik oleh eksplan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agronomy
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 24 Jul 2012 05:55
Last Modified: 24 Jul 2012 05:55
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13018

Actions (login required)

View Item View Item