IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN TENTANG KONSERVASI KAWASAN HUTAN LINDUNG SUNGAI WAIN (Study di Badan Pengelola Hutan Lindung Kota Balikpapan)

SAUDAH, SAUDAH (2006) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN TENTANG KONSERVASI KAWASAN HUTAN LINDUNG SUNGAI WAIN (Study di Badan Pengelola Hutan Lindung Kota Balikpapan). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
EFEKTIVITAS_PENGELOLAAN_RETRIBUSI_PARKIR_TERMINAL_ARJOSARI_SEBAGAI_UPAYA_MEMPERBESAR_PENDAPATAN_ASLI_DAERAH_KOTA_MALANG.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Konservasi sumber daya alam di Indonesia merupakan bagian dari pembangunan nasional bidang kehutanan yang sebenarnya sarat dengan nuansa strategis untuk kesejahteraaan umat manusia khususnya rakyat Indonesia. Hutan memiliki sumber daya alam yang tidak ternilai karena didalamnya terkandung keanekaragaman hayati. Salah satu hutan yang termasuk habitat alami adalah hutan lindung. Dari sekian banyak habitat alami yang dilindungi, Hutan Lindung Sungai Wain yang terletak di Kota Balikpapan merupakan hutan primer yang masih bagus dan berada di dalam wilayah Kota Balikpapan. Selain memiliki keanekaragaman jenis dan habitat, Hutan Lindung Sungai Wain memegang peranan penting dalam perkembangan perekonomian Kota Balikpapan. Walaupun banyak manfaat yang dapat diperoleh dari keberadaan Hutan Lindung Sungai Wain secara ekonomi, akan tetapi perusakan kawasan hutan tersebut masih terus berlanjut. Guna menghindari ancaman dan kerusakan yang semakin meningkat, Pemerintah sudah bertekad untuk memperbaiki kinerja pengelolaan Hutan Lindung Sungai Wain. Sehingga rumusan permasalahan dalam penelitian ini dikhususkan pada Bagaimana Kebijakan Pemerintah Kota Balikpapan Tentang Konservasi Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain sesuai dengan UU Nomor 41 Tahun 1999 dan (Peraturan Daerah) No 11 Tahun 2004 serta seberapa besar pengaruh kebijakan dalam mempengaruhi kawasan hutan lindung. Penelitian ini kami laksanakan di Badan Pengelola Hutan Lindung kota Balikpapan dengan subjek Penelitian pada penelitian ini adalah ketua Bapedalda, Direktur unit Pelaksana Hutan Lindung Sungai Wain serta stafnya yang terdiri dari Divisi Pengamanan, Divisi Sosial Ekonomi dan Ekowisata, Divisi PLH dan kampanye, Divisi Litbang dan Konservasi, adapun metode yang kami gunakan dalam pengumpulan data yaitu metode Observasi, Dokumentasi dan Interview bebas. Hasil dari penelitian ini akan dianalisa dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun tahapan yang dilalui dalam menganalisa data adalah pertama reduksi data yang merupakan langkah seleksi data di lapangan (membuang hal yang tak penting yang diperoleh dari lapangan), kedua adalah display data yaitu penyajian data-data kompleks ke dalam narasi pendek. Ketiga adalah pengambilan Kesimpulan sebagai langkah akhir untuk menyimpulkan data. Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan Pemerintah Daerah memiliki wewenang untuk mengelola kawasan hutan lindung yang didukung dengan UU No. 22 Tahun 1999 dan UU No. 41 Tahun 1999 mengenai pelaksanaan sebagian pengurusan hutan yang bersifat operasional diserahkan pada Pemerintah Kota/Kabupaten maupun PP No. 25 Tahun 2000 yang menegaskan “Kewenangan Daerah Atas Pengelolaan Kawasan Hutan Lindung” dan dipertegas lagi Keputusan Presiden RI No. 32/1990 tentang “ Pengelolaan Kawasan Lindung”. Dengan pemberian otonomi yang luas dan desentralisasi kepada Kabupaten/Kota memberikan jalan bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan pembenahan pengelolaan pembangunan di daerah. Melihat potensi yang ada di Hutan Lindung Sungai Wain, Pemerinntah Kota sudah bertekad memperbaiki kinerja pengelolaan Hutan Lindung Sungai Wain dengan membentuk Badan Pengelola yang mempunyai hukum pasti dan dengan persetujuan DPRD II membuat Peraturan Daerah No. 11 tahun 2004 untuk meningkatkan kelestarian dan keseimbangan yang ada di kawasan Hutan Lindung Sungai Wain. Oleh karena itu, segala bentuk pembinaan dan fasilitasis yang akan dilakukan Pemerintah Kota harus benar-benar mempertimbangkan kondisi khas dan riil keanekaragaman hayati yang ada di kawasan dan hendaknya Pemerintah Daerah memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar kawasan hutan lindung pada khususnya dan masyarakat kota Balikpapan pada umumnya untuk memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilai yang ada di sekitar kawasan Hutan Lindung Sungai Wain.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 24 Jul 2012 05:07
Last Modified: 24 Jul 2012 05:07
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12988

Actions (login required)

View Item View Item