“ PENGARUH PEMBERIAN PLANT CATALYST 2006 DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN NILAM (Pogostemon heyneanus) ”

Mawaddaturrahmah, Mawaddaturrahmah (2006) “ PENGARUH PEMBERIAN PLANT CATALYST 2006 DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN NILAM (Pogostemon heyneanus) ”. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_PEMBERIAN_PLANT_CATALYST_2006_DENGAN_BERBAGAI_KONSENTRASI_TERHADAP_PERTUMBUHAN_SETEK_TANAMAN_NILAM.pdf

Download (139kB) | Preview

Abstract

Nilam merupakan salah satu tanaman yang dibudidayakan sebagian masyarakat kita yang dapat menghasilkan komoditi yang tinggi dengan kualitas ekspor yaitu dapat menghasilkan minyak nilam. Sudaryani dan Sugiharti (2005) menyatakan bahwa tanaman nilam merupakan salah satu dari beberapa jenis minyak atsiri. Minyak ini digunakan dalam industri kosmetika, parfum, anti septik dan lain-lain. Salah satu cara untuk memperbanyak tanaman nilam yaitu dengan setek. Wudianto (1992) Setek merupakan suatu cara untuk memperoleh tanaman yang baru dengan cara pemisahan atau pemotongan beberapa bagian dari tanaman yaitu akar, batang, tunas dengan tujuan bagian-bagian itu membentuk akar. Perbanyakan dengan cara setek ini tidak selamanya dapat berjalan dengan baik, tetapi mengalami kendala yaitu berhubungan dengan pupuk. Jenis pupuk yang dipakai tanaman nilam yaitu TSP, Urea, dan KCl. Tetapi pemakaian pupuk ini kurang optimal karena dalam satu jenis pupuk tersebut hanya mengandung satu unsur saja yaitu pospor. Untuk mengatasi hal ini perlu adanya pupuk yang lebih komplek kandungan unsurnya yaitu dengan menggunakan plant catalyst 2006. Anonymous (2002) plant catalyst 2006 mempunyai kandungan unsur hara mikro seperti Fe, Mn, Cl, Cu, Zn, B, Mo, dan unsur makro N, P, K, S, Ca, Mg. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menentukan pengaruh pemberian plant catalyst 2006 dengan berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan setek tanaman nilam dan untuk menentukan berapa konsentrasi pemberian larutan plant catalyst 2006 yang paling baik terhadap pertumbuhan setek tanaman nilam. Penelitian yang digunakan eksperimen nyata atau sungguhan dengan populasi penelitian yaitu bibit setek tanaman nilam sedangkan untuk sampelnya yaitu bibit setek sebanyak 25 bibit dengan umur 6-12 bulan. Variabel yang dipakai dalam penelitian ini ada tiga antara lain variabel bebas yaitu plant catalyst 2006, variabel terikat yaitu pertumbuhan setek tanaman nilam sedangkan variabel kontrol yaitu temperatur (suhu), kelembaban, komposisi media, tingkat umur bibit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu arah dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan yang dianalisis dengan uji normalitas,homogenitas dan anava satu jalur dengan program SPSS. Hasil anava menujukkan bahwa plant catalyst 2006 dengan berbagai konsentrasi berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas, jumlah daun, dan jumlah akar. Karena uji anava menujukkan beda yang sangat nyata maka dilanjutkan dengan dengan uji BNT 5% ternyata konsentrasi yang paling baik adalah plant catalyst 2006 dengan konsentrasi A2 (0.2 %).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 24 Jul 2012 05:27
Last Modified: 24 Jul 2012 05:27
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12969

Actions (login required)

View Item View Item