TINJAUAN YURIDIS KRIMINOLOGIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERKEMBANGAN KUANTITAS DAN KUALITAS TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA (Studi di Polresta Malang)

Nizar Mukhyiddin, Muhammad (2006) TINJAUAN YURIDIS KRIMINOLOGIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERKEMBANGAN KUANTITAS DAN KUALITAS TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA (Studi di Polresta Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
TINJAUAN_YURIDIS_KRIMINOLOGIS_FAKTOR-FAKTOR_PENYEBAB_PERKEMBANGAN.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Masalah kejahatan tidak hanya berbatas pada kajian ilmu hukum, tetapi karena kompleknya aspek yang masuk didalamnya diperlukan kajian dari berbagai disiplin ilmu. Kejahatan merupakan gejala sosial yang tak kunjung ada habisnya untuk dikaji, hal ini mengingat semakin berkembangnya kejahatan seiring dengan perkembangan hidup manusia.Masalah kualitas dan kuantitas serta faktor penyebabnya terus dikaji untuk menemukan upaya yang efektif untuk menangulanginya. Tindak pidana yang mempunyai frekuensi tinggi terjadinya ialah tindak pidana pencurian. Sebagaimana halnya perkembangan hidup manusia, pencurian juga mengalami beberapa pola kemajuan dalam teknik pelaksanaannya maupun pelakunya. Teknik pelaksanaanya bermula dari pola yang sederhana, seperti mencuri barang secara langsung, berkembang menjadi pola yang lebih canggih dengan mengikutsertakan instrumen dalam proses mengambil sesuatu. Begitu pula dengan pola pelakunya, dari perseorangan berkembang menjadi suatu kelompok yang bekerja secara terorganisasi. Di wilayah kota Malang tindak pidana pencurian yang mempunyai frekuensi tinggi terjadinya ialah pencurian dengan pemberatan. Angka pencurian yang tinggi di wilayah kota Malang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu : pencurian sebagai mata pencaharian, dampak dari pemidanaan yang ringan, dan animo masyarakat yang tinggi terhadap barang murah. Walaupun kejahatan tidak dapat dimusnahkan secara total, upaya yang dapat ditempuh ialah dengan menekan atau mengurangi jumlah kejahatan dan mengarahkan penjahat agar dapat kembali sebagai warga masyarakat yang baik. Upaya penanggulangan yang efektif adalah dengan cara mengintegralisasi upaya penal dan upaya non penal.Upaya penal pada hakikatnya merupakan bagian dari usaha penegakan hukum, sedangkan upaya non penal ditujukan untuk memperbaiki kondisi-kondisi sosial tertentu, namun secara langsung mempunyai pengaruh preventif terhadap kejahatan.Upaya ini merupakan sarana strategis untuk menjadikan masyarakat sebagai lingkungan yang terhindar dari faktor-faktor kriminogen.Dan dengan upaya-upaya yang maksimal diharapkan unsur niat tidak akan pernah menyatu dengan unsur kesempatan. Upaya penanggulangan kejahatan harus didasarkan pada azas moralistik dan azas abolionistik.Upaya penaggulangan kejahatan dapat dilakukan dengan beberapa upaya, yaitu : upaya preemtif, upaya preventif, dan upaya represif. Dalam kenyataan upaya penanggulangan kejahatan di wilayah kota Malang belum dapat berjalan secara maksimal, hal ini dikarenakan banyaknya kendala yang harus dihadapi oleh Polresta Malang. Kendala-kendala yang bersifat ekstern berupa kurangnya kesadaran hukum masyarakat, adanya hubungan antara pencuri-penadah dan masyarakat, sikap apatis yang lebih lihai. Sedangkan kendala-kendala yang bersifat intern berupa keterbatasan personil polisi yang bertugas di Mapolresta Malang serta keterbatasan sarana dan fasilitas, sehingga hal ini menjadi masalah yang serius dalam tubuh kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberantas kejahatan. Dan tentunya setiap upaya penanggulangan yang dilakukan oleh kepolisian hendaknya disambut dan didukung oleh segenap anggota masyarakat serta pemerinta daerah agar upaya tersebut dapat mencapai hasil yang maksimal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 24 Jul 2012 03:18
Last Modified: 24 Jul 2012 03:18
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12873

Actions (login required)

View Item View Item