ANALISIS PERKEMBANGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA BLITAR

SINARWATI, SINARWATI (2006) ANALISIS PERKEMBANGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA BLITAR. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_PERKEMBANGANPENDAPATAN_ASLI_DAERAH_%28PAD%29KOTA_BLITAR.pdf

Download (6kB) | Preview

Abstract

Judul penelitian ANALISIS PERKEMBANGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA BLITAR . Jenis penelitian mi menggunakan metode deskriptif kualitatif dan tahun anggaran 2000/2001-2003/2004. Tujuan penelitian mi adalah untuk mengetahui seberapa besar perkembangan penerimaan komponen PAD dalam menunjang penerimaan pendapatan daerah kota Blitar, untuk mengetahui perkembangan prospeknya selama beberapa tahun, untuk mengetahui kontribusi komponen PAD terhadap penerimaan pendapatan daerah kota Blitar. Alat analisis yang digunakan adalah alat analisis prosentase perkembangan, analisis perbandingan dan analisis kontribusi. Hasil penelitian dan pengamatan 4 tahun yaitu pada tahun 2000/2001-2003/2004 secara deskriptif kualitatif sebagai berikut: Perkembangan realisasi Pajak Daerah rata-rata sebesar 19,42% dengan prosentase realisasi atas target rata-rata sebesar 113,91%. Sedangkan kontribusi Pajak Daerah terhadap PAD sebesar 16,87%. Perkembangan realisasi Retribusi Daerah rata-rata sebesar 25,46 % dengan prosentase realisasi atas target rata-rata sebesar 106,67%. Sedangkan kontribusi Retribusi Daerah terhadap PAD sebesar 46,26%. Perkembangan realisasi Laba Perusahaan Daerah rata-rata sebesar 10,04 % dengan prosentase realisasi atas target rata-rata sebesar 68,33%. Sedangkan kontribusi Laba Perusahaan Daerah terhadap PAD sebesar 46,26%. Perkembangan realisasi Penerimaan Lain-lain Daerah rata-rata sebesar 114,49 % dengan prosentase realisasi atas target rata-rata sebesar 284,16%. Sedangkan kontribusi Penerimaan Lain-lain Daerah terhadap PAD sebesar 36,38%. Dan perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa Retribusi Daerah di kota Blitar mempunyai pengaruh yang positif terhadap Pendapatan Ash Daerah, karena itu perlu dikembangkan penerimaan dan sektor Retribusi Daerah. Kemudian di urutan kedua adalah sektor Pajak Daerah, disusul dan sektor Perusahaan Daerah dan yang terakhir dan sektor Penerimaan Lain-lain Daerah. Sedangkan saran-saran yang bisa dikembangkan adalah perlunya pengembangan partisipasi masyarakat baik aparat petugas, pemungut pajak atau instansi yang bersangkutan perlu ditingkatkan usaha-usaha intensifikasi dan ekstensifikasi serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.Disamping kesadaran wajib pajak, perlu ditingkatkan partisipasi masyarakat dalam membuat perencanaan, pelaksaanaan dan pengawasan.Selain itu perlu pelaksanaan sanksi secara hukum yang tegas bagi para pelanggar.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 24 Jul 2012 03:18
Last Modified: 24 Jul 2012 03:18
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12872

Actions (login required)

View Item View Item