BERDOA DENGAN DOA BUATAN SENDIRI DALAM SHALAT, ROH ANAK YANG DIKORBANKAN UNTUK PESUGIHAN, HUKUM SHALAT DHUHA SECARA BERJAMAAH, DAN LAFADZ TAKBIR HARI RAYA

Majelis Tarjih, PP Muhammadiyah (2006) BERDOA DENGAN DOA BUATAN SENDIRI DALAM SHALAT, ROH ANAK YANG DIKORBANKAN UNTUK PESUGIHAN, HUKUM SHALAT DHUHA SECARA BERJAMAAH, DAN LAFADZ TAKBIR HARI RAYA. BERDOA DENGAN DOA BUATAN SENDIRI DALAM SHALAT, ROH ANAK YANG DIKORBANKAN UNTUK PESUGIHAN, HUKUM SHALAT DHUHA SECARA BERJAMAAH, DAN LAFADZ TAKBIR HARI RAYA (341).

[img] Text
Fatwa_14_2006_Doa_Buatan_Sendiri_dll.pdf

Download (1kB)
Official URL: http://repository.umm.ac.id/370/1/Fatwa_14_2006_Do...

Abstract

Sesungguhnya shalat ini tidak boleh ada di dalamnya sesuatu dari perkataan manusia. Sesungguhnya ia adalah tasbih, takbir dan bacaan alQur’an.” [Ditakhrijkan oleh Muslim].

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Tarjih Script
Divisions: Others
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 24 Jul 2012 02:22
Last Modified: 24 Jul 2012 02:22
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12817

Actions (login required)

View Item View Item