Majelis Tarjih, PP Muhammadiyah (2006) ANAK YATIM DAN CARA MENYANTUNINYA. ANAK YATIM DAN CARA MENYANTUNINYA (324).
|
Text
Fatwa_17_2006_Menyantuni_Anak_Yatim.pdf Download (1301b) |
Official URL: http://repository.umm.ac.id/373/1/Fatwa_17_2006_Me...
Abstract
Arti yatim: yatim berasal dari bahasa Arab yang berarti orang yang kehilangan (kematian) ayahnya, bukan ibunya. Anak yatim wajib disantuni karena ia kehilangan ayah yang wajib menanggung nafkahnya. Namun demikian, orang yang kehilangan (kematian) ibunya tetap wajib disantuni sebagaimana halnya anak yatim. Apalagi kalau kehilangan (kematian) kedua orang tuanya sekaligus. Adapun piatu adalah istilah dalam bahasa Indonesia untuk sebutan bagi anak yang kehilangan (kematian) ibunya.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Tarjih Script |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 24 Jul 2012 02:17 |
| Last Modified: | 24 Jul 2012 02:17 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12816 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
