BALANCE SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KOTA MALANG

NUR'AINI, NUR'AINI (2006) BALANCE SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KOTA MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
BALANCE_SCORECARD_SEBAGAI_ALAT_UKUR_KINERJA_PERUSAHAAN_DAERAH_AIR_MINUM_KOTA_MALANG.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus path Perusahaan Daerah Air Minum Kota Malang dengan judul “Balanced Scorecard Sebagai Mat tAut Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum Kota Malang”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Idneija Perusahaan Daerah Air Minum dalam perspektif keuangan, pelanggan, bisnis internal, pembelajaran dan pertuinbuhait Pengukuran kineija dengan Balanced Scorecard dapat memenuhi kebutuhan perusahaan. Path tiap perspektif tersebut ditentukan tujuan, target dan tolak ukur yang menjadi dasar pengukuran kinerja perusahaan. Tolak ukur yang digunakan untuk mengetahui kineija perusahaan dalam perspektif keuangan adalah Return on Investment, Profit Margin on Sales, dan Growth Rate in Sales. Tolak ukur yang digunakan dalam perspektif pelanggan dalah cakupan pelayanan, number of new customer, kecepatan penyambungna ban dan kemudahan pelayanan. Tolak ukur yang digunakan dalam perspektif woses bisnis internal adalah produktivitas instalasi produk, tingkat kehilangan air, dan kemampuan penanganan pengaduan. Tolak ukur yang digunakan dalam perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah employee turnover, absensi karyawan, employee productivity, dan employee training. Berdasarkan hasH kineija perusahaan dengan menggunakan metode Balanced Scorecard cukup balk. Hal ini ditunjukkan dalam masing-masing perspektif. Path perspektif keuangan, perusahaan mampu meningkatkan penjualan sebesar 13,8% path tahun 2003. Path perspektif pelanggan, pelayanan terhathp masyarakat meningkat dan tahun ke tahun. Pada perspektif proses bisnis internal, tingkat kehilangan air masih tinggi tetapi perusahaan mampu meningkatkan produksi dan menyclesaikan keluhan pengaduan dengan baik. Path perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, perusahaan mampu meningkatkan produktivitas kaiyawan. Berdasarkan analisa di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Balanced Scorecard dapat diterapkan path Perusahaan Daerah Air Minum kota Malang karena Balanced Scorecard tidak menilai kineija dan aspek keuangan saja melainkan dari aspek non keuangan juga.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 23 Jul 2012 05:43
Last Modified: 23 Jul 2012 05:43
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12780

Actions (login required)

View Item View Item