ANALISA GAIN TERHADAP PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN MERGER (Studi Kasus Pada PT. Bank Mandiri, Tbk)

NOOR, RAHADYAN (2006) ANALISA GAIN TERHADAP PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN MERGER (Studi Kasus Pada PT. Bank Mandiri, Tbk). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
i.pdf

Download (52kB) | Preview

Abstract

Kebijakan pemerintah dalam merestrukturisasi BUMN-BUMN yang belum dan tidak sehat menjadi suatu pilihan agar BUMN tersebut dapat bersaing di dalam negeri dan di luar negeri. Salah satu restrukturisasi yang dilakukan adalah melakukan merger empat bank pemerintah menjadi satu bank yaitu Bank Mandiri. Harapan pemerintah dengan adanya merger tersebut adalah Bank Mandiri dapat beroperasi sebagai intermediary financial yang mendukung kegiatan sektor riil di Indonesia. Hasil studi menunjukkan bahwa pertama, kinerja empat bank pemerintah yaitu Bank Exim, Bank BDN, Bank BBD, dan Bank Bapindo sebelum merger adalah tidak sehat. Kedua, pemerintah tidak memiliki pilihan lain dibandingkan melikuidasi bank-bank tersebut dengan biaya yang sangat besar. Merger juga dimaksudkan untuk mengarahkan perusahaan beroperasi secara efisien. Bahkan motif ini sering dijadikan indikator utama dari sebuah kebijaksanaan merger. Beberapa praktisi bisnis berpendapat bahwa kebijaksanaan merger dapat dikatakan berhasil apabila merger tersebut dapat paling sedikit menghasilkan apa yang disebut sinergitik baru, dalam arti penggabungan dua perusahaan atau lebih tersebut, bukan hanya menghasilkan penjumlahan seperti pada merger konglomerasi melainkan akan menghasilkan suatu matematika baru, dimana laba yang dicapai akan jauh lebih besar dibanding laba yang dicapai secara sendiri-sendiri ketika sebelum melakukan merger. Kondisi ini tentu akan menaikkan tingkat efisiensi, karena pada dasarnya Operasi sinergi dapat meningkatkan skala ekonomi, sehingga berbagai sumber daya yang ada dapat saling melengkapi, dan koordinasi yang lebih baik antarberbagai tahap produksi. Pada penelitian ini menitikberatkan pada perolehan gain atau dari hasil merger Bank Bumi Daya, Bank EXIM, Bank Pembangunan Indonesia, dan Bank Dagang Negara menjadi Bank Mandiri. Apabila perolehan gain setelah 3 tahun merger bernilai positif, maka merger tersebut dikatakan berhasil atau dengan kata lain ada peningkatan sinergi dari penggabungan yang dilakukan oleh keempat bank sebelumnya. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan neraca dan laba rugi 3 tahun setelah dilakukan merger, dalam hal ini Bank Mandiri, dan 3 tahun sebelum dilakukan merger, yaitu data laporan keuangan keempat bank peserta merger tersebut. Perhitungan gain ini berdasarkan pada konsep nilai sekarang. Hasil gain yang diperoleh 3 tahun setelah merger menunjukkan nilai positif atau ada peningkatan daripada sebelum dilakukan merger, yaitu sebesar Rp. 6.336.997 (dalam juta rupiah)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economic > Department of Management
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 23 Jul 2012 03:02
Last Modified: 23 Jul 2012 03:02
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12722

Actions (login required)

View Item View Item