PENGARUH TINGKAT BUNGA, JUMLAH NASABAH DAN PENDAPATAN PERKAPITA TERHADAP PERKEMBANGAN JUMLAH DEPOSITO PADA PT.BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) UNIT TAWANGALUN CABANG BANYUWANGI

NINGSIH, ERNA (2006) PENGARUH TINGKAT BUNGA, JUMLAH NASABAH DAN PENDAPATAN PERKAPITA TERHADAP PERKEMBANGAN JUMLAH DEPOSITO PADA PT.BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) UNIT TAWANGALUN CABANG BANYUWANGI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_TINGKAT_BUNGA%2C_JUMLAH_NASABAH_DAN_PENDAPATANPERKAPITA_TERHADAP_PERKEMBANGAN_JUMLAH_DEPOSITOPADA_PT.BANK_RAKYAT_INDONESIA_%28PERSERO%29UNIT_TAWANGALUN_CABANG_BANY.pdf

Download (6kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada BRI Unit Tawangalun Banyuwangi dengan judul Pengaruh Tingkat Bunga, Jumlah Nasabah dan Pendapatan Perkapita terhadap Perkembangan Jumlah Deposito pada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Tawangalun Cabang Banyuwangi . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat bunga, jumlah nasabah dan pendapatan perkapita terhadap perkembangan jumlah deposito dan untuk mengetahui variabel mana yang lebih dominan pengaruhnya terhadap penghimpunan dana deposito pada BRI Unit Tawangalun Cabang Bayuwangi. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif yaitu dengan analisis regresi linier berganda dengan tiga variabel bebas yaitu tingkat bunga (X1), jumlah nasabah (X2) dan pendapatan perkapita (X3), sedang jumlah deposito (Y) sebagai variabel terikat. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa pada uji t untuk variabel tingkat bunga (X1) diketahui nilai t hitung sebesar 1,821. Untuk variabel jumlah nasabah (X2) diketahui nilai t hitung sebesar 2,812, sedangkan variabel pendapatan perkapita diketahu nilai t hitung sebesar 1,195 dan t tabel untuk ketiga variabel tersebut sebesar 2,365. Ini berarti variabel tingkat bunga dan pendapatan perkapita memiliki t hitung lebih kecil dari t tabel. Dengan demikian tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penghimpunan jumlah deposito pada BRI Unit Tawangalun. Sedangkan pada uji F juga diketahui bahwa F hitung sebesar 77,568 dan F tabel sebesar 6,59. Ini berarti bahwa ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh terhadap perkembangan jumlah deposito pada BRI Unit Tawangalun. Disamping itu antara variabel independen (tingkat bunga, jumlah nasabah dan pendapatan perkapita) dengan variabel dependen (jumlah deposito) juga memiliki hubungan yang kuat, hal ini terlihat dari nilai R2 sebesar 98,3%. Berdasarkan kesimpulan diatas, dapat diimplikasikan bahwa dengan meningkatnya tingkat bunga dan pendapatan perkapita tidak mendorong peningkatan jumlah penghimpunan dana deposito. Pada kondisi pasca krisis ekonomi pada tahun 1998, indikator tingkat bunga tidak lagi menjadi penentu utama dalam penghimpunan dana deposito, ada kecenderungan deposan lebih mempertimbangkan aspek keamanan dana.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 23 Jul 2012 02:47
Last Modified: 23 Jul 2012 02:47
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12703

Actions (login required)

View Item View Item