PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI BAKING POWDER DAN PENAMBAHAN VOLUME AIR TERHADAP KUALITAS KERUPUK BATANG JAMUR CHAMPIGNON (Agaricus bisporus)

MEILANI WIDYASTUTIK, ANI (2006) PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI BAKING POWDER DAN PENAMBAHAN VOLUME AIR TERHADAP KUALITAS KERUPUK BATANG JAMUR CHAMPIGNON (Agaricus bisporus). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_PENAMBAHAN_KONSENTRASI_BAKING_POWDER_DAN_PENAMBAHAN_VOLUME_AIR_TERHADAP_KUALITAS_KERUPUK_BATANG_JAMUR_CHAMPIGNO1.pdf

Download (144kB) | Preview

Abstract

Jamur Champignon merupakan bahan makanan yang bergizi dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Pengolahan jamur biasanya dalam bentuk kalengan. Permasalahan yang timbul dari proses produksi pengalengan jamur Champignon skala industri yaitu penanganan batang jamur sisa pengolahan belum maksimal. Batang sisa pengolahan jamur hanya dimanfaatkan untuk pakan ternak sapi, babi dan selebihnya dibuang begitu saja, sehingga tumpukan batang jamur akan mengeluarkan bau yang kurang sedap dan dapat mengganggu kenyamanan lingkungan. Batang jamur sisa dapat dimanfaatkan sebagai bahan subtitusi dalam pengolahan kerupuk. Pemanfaatan batang jamur dari proses pengalengan untuk pembuatan kerupuk sangat bermanfaat untuk menambah nilai gizi dari kerupuk. Namun permasalahan yang terjadi dalam pembuatan kerupuk pada penelitian sebelumnya adalah tekstur yang kasar dan kurang bagus serta pengembangan yang kurang optimal. Salah satu pemecahan masalah tersebut adalah dengan penggunaan bahan pengembang (leavener) dalam adonan yaitu baking powder dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi baking powder dan penambahan volume air dan untuk mengetahui pada penambahan konsentrasi baking powder dan penambahan volume air berapakah yang akan menghasilkan kerupuk batang jamur dengan kualitas terbaik. Jenis penelitian yang digunakan adalah True Experiment dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 variabel bebas yaitu konsentrasi baking powder yang terdiri dari 3 tingkatan yaitu 0%, 0,3% dan 0,4% dan penambahan volume air yang juga terdiri dari 3 tingkatan yaitu 0%, 60% dan 65%. Sedangkan variabel terikatnya adalah kualitas kerupuk batang jamur yang meliputi kadar air, kadar protein, daya kembang dan sifat organoleptiknya (aroma, rasa, tekstur dan warna) masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil uji statistik dengan menggunakan Anava 2 jalur dan Uji Duncan’s diperoleh kesimpulan bahwa ada perbedaan kualitas kerupuk batang jamur akibat pengaruh penambahan konsentrasi baking powder dan penambahan volume air. Dari hasil penelitian perlakuan A2B2 (perlakuan konsentrasi baking powder 0,3% dan penambahan volume air 5%). Memberikan pengaruh terbaik terhadap kualitas kerupuk batang jamur yaitu kadar air 6,297%, kadar protein 4,373%, daya kembang 490%, dan pengujian sifat organoleptik rasa 4,00, warna 4,48, aroma 4,15 dan tekstur 4,45.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 23 Jul 2012 02:43
Last Modified: 23 Jul 2012 02:43
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12698

Actions (login required)

View Item View Item