PENGARUH INFUS DAUN PEPAYA

NASUCHA, LAILATUN (2006) PENGARUH INFUS DAUN PEPAYA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_INFUS_DAUN_PEPAYA.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Candida merupakan penghuni normal kulit, selaput lendir mulut, saluran pencernaan, saluran pernafasan, kuku dan vagina. Bila jamur Candida albicans di vagina terdapat jumlah yang banyak maka dapat menyebabkan suatu penyakit yaitu kandidiasis vagina atau disebut juga keputihan. Dari banyaknya spesies dari Candida, Candida albicans merupakan mikroorganisme yang umum dijumpai pada genetalia wanita. Dalam keadaan ini pengobatan dengan menggunakan bahan tradisional kerap kali diterapkan dengan berbagai alasan antara lain : relatif murah, bahan mudah diperoleh dan efek samping terhadap pengguna relatif kecil. Salah satunya dengan menggunakan daun pepaya (Carica papaya L.) yang mengandung senyawa tanin merupakan derivat fenol yang dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Penelitian ini merupakan penelitian True Experimen ( Eksperimen sungguhan) dengan menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dan menggunakan metode dilusi, populasi penelitian ini adalah biakan murni Candida albicans yang di peroleh dari Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang, sampel penelitian ini adalah Candida albicans yang diisolasi dari penderita Candidiasis vagina yang disuspensikan dan berusia kurang dari 1 minggu dan dibandingkan dengan Larutan Mac Farland 1 dengan jumlah koloni 3X106 . Penelitian ini terdiri dari 11 perlakuan yaitu konsentrasi 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90% dan 100% dengan 3 kali ulangan, dan menggunakan kontrol positif Nystatin sebagai pembanding diantara perlakuan. Pelaksanaan dilakukan di Laboratorium Biologi bagian Mikrobiologi Universitas Muhammadiyah Malang pada tanggal 21 Juni sampai dengan 29 Juli 2006. Dari data yang diperoleh maka dapat dilihat bahwa pada konsentasi 0% sampai 100% terdapat penurunan jumlah koloni yaitu konsentrasi 0% 2937,63 atau 2,9X103 dan konsentrasi 100% 546,85 atau 5,5X102 jadi ada pengaruh yang sangat nyata pada berbagai konsentrasi infus daun pepaya terhadap jumlah koloni Candida albicans.Jadi konsentrasi infus daun pepaya yang efektif terhadap jumlah koloni Candida albicans adalah konsentrasi 100%. Dalam penelitian ini telah terbukti bahwa infus daun pepaya dapat digunakan sebagai obat alternatif untuk pengobatan penyakit Candidiasis.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 23 Jul 2012 02:35
Last Modified: 23 Jul 2012 02:35
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12689

Actions (login required)

View Item View Item