ANALISIS RASIO SEBAGAI ALAT UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG GO PUBLIK DI BEJ

SUBANDONO, ARIS (2006) ANALISIS RASIO SEBAGAI ALAT UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG GO PUBLIK DI BEJ. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_RASIO_SEBAGAI_ALAT_UNTUK_MENILAI_KINERJAKEUANGAN_PADA_PERUSAHAAN_TELEKOMUNIKASIYANG_GO_PUBLIK_DI_BEJ.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan judul “Analisis rasio sebagai alat untuk menilai kinerja keuangan pada perusahaan telekomunikasi yang go publik di BEJ” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pada perusahaan telekomunikasi di Indonesia Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui kinerja keuangan pada perusahaan telekomunikasi yang go publik di BEJ yaitu menggunakan analilsis rasio keuangan (rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio leverage, dan rasio profitabilitas). Sedangkan untuk mengukur tentang sehat tidaknya kondisi keuangan perusahaan menggunakan metode Time series dan metode Cross section. Selanjutnya mengkomparasikan hasil analisis untuk menilai kinerja perusahaan dan menginterpretasikan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan pada perusahaan telekomunikasi yang go publik di BEJ selama periode penelitian tidak sehat apabila dilihat dari rasio likuiditas. Hal ini dapat dilihat dengan adanya fluktuasi terhadap nilai likuiditas yang tidak stabil. Berdasarkan nilai rasio profitabilitas PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk dan PT. Indonesian Satellite Corporation Tbk mengalami fluktuasi,yang berarti perusahaan kurang efisien dalam mengelola penjualan, aset dan modalnya. Sedangkan kinerja PT. Infoasia Teknologi Global Tbk sehat, karena semakin meningkatnya kemampuan penjualan, aktiva dan modalnya untuk menghasilkan laba. Dari segi rata-rata industri, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk sudah mempunyai profitabilitas yang baik, tapi tidak pada nilai likuiditas-nya. Berdasarkan nilai keseluruhan aktivitas dan leverage dengan metode time series, kinerja keuangan perusahaan telekomunikasi yang go publik di BEJ sudah dikatakan baik, meskipun sempat terjadi kenaikan nilai rasio hutang tahun 2003 pada PT. Indonesian Satellite Corporation Tbk. Tapi jika dinilai dengan metode cross section kinerja keuangan PT. Infoasia Teknologi Global Tbk lebih baik dari rata-rata industri perusahaan telekomunikasi Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka dapat dikemukakan beberapa implikasi yang sekiranya bermanfaat bagi perusahaan telekomunikasi yang go publik di BEJ berkaitan dengan kinerja keuangan. Perusahaan harus bisa seminimal dan seefektif mungkin untuk menggunakan dana yang berupa pinjaman atau utang dari para kreditur. Perusahaan harus lebih meningkatkan lagi nilai penjualan, mengoptimalkan lagi aktiva dan modalnya guna mengelola usahanya dan meminimalkan penggunaan hutang. Sebaiknya perusahaan menanamkan lagi modalnya untuk investasi jangka panjangnya, sehingga ditahun yang akan datang laba yang akan diperoleh bisa lebih banyak lagi. Bagi peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian sejenis diharapkan mampu melakukan penelitian yang lebih mendalam mengenai kinerja keuangan dengan menggunakan alat analisis, periode tahun maupun obyek atau koperasi yang memiliki ruang lingkup yang lebih luas, sehingga hasil analisisnya mencerminkan kesimpulan yang bersifat global.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 21 Jul 2012 08:04
Last Modified: 21 Jul 2012 08:04
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12659

Actions (login required)

View Item View Item