ANALISIS PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KELAPA SAWIT DI KABUPATEN KUTAI TIMUR

SURIYANSYAH, SURIYANSYAH (2006) ANALISIS PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KELAPA SAWIT DI KABUPATEN KUTAI TIMUR. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
NALISIS_PENGEMBANGAN_AGRIBISNIS_KELAPA_SAWIT_DI_KABUPATEN_KUTAI_TIMUR.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Komoditas kelapa sawit yang memiliki berbagai macam kegunaan baik untuk industri pangan maupun non pangan. Peluang untuk pengembangan agribinis kelapa sawit masih cukup terbuka bagi Indonesia, terutama karena ketersediaan sumberdaya alam/lahan, tenaga kerja, teknologi maupun tenaga ahli. Luasan arealnya terus berkembang dan tidak hanya merupakan monopoli perkebunan besar negara atau perkebunan besar swasta, tetapi juga terdapat perkebunan rakyat yang sudah berkembang dengan pesat. Pengembangan kelapa sawit yang pada awalnya terkonsentrasi di Sumatera Utara dan Aceh, saat ini sudah dikembangkan di beberapa propinsi, antara lain: Sumatera barat, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Irian Jaya, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui trend luas areal, produksi dan produktivitas kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur; untuk mengetahui kebijakan pengembangan agribisnis kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur, dan untuk mengetahui program pengembangan agribisnis kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling) di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.Data yang dikumpulkan merupakan data sekunder yang dikumpulkan melalui dokumen-dokumen pemerintah yang terkait dengan pengembangan agribinsnis kelapa sawit, seperti RENSTRA, PROPEDA dan Laporan Tahunan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Trend dan analisis deskriptif kualitatif. Analisis Trend digunakan untuk mengetahui trend luas areal, produksi dan produktivitas kelapa sawit. Sedangkan analisis deskriptif digunakan untuk mendiskripsikan kebijakan tentang investasi dan perijinan perkebunan kelapa sawit serta program-program pengembangan kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur. Berdasarkan analisis dapat diketahui bahwa trend luas areal, produksi dan produktivitas kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2000-2004 menunjukkan slope (kemiringan) positif. Trend luas areal sebesar 5.463,3 Hektar, porduksi sebesar 29.306,7 Ton dan produktivitas sebesar 93,9 Ton/ha. Peningkatan tersebut tidak terlepas dari kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah dalam hal investasi dan perijinan, sebagaimana ditetapkan dalam RENSTRA dan Keputusan Bupati tentang perijinan usaha perkebunan. Sehingga ikut mendorong masuknya investor untuk mengusahakan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur. Selain memberlakukan berbagai kebijakan, pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga menjalankan berbagai program-program untuk pengembangan agribisnis kelapa sawit di Kutai Timur, yaitu program pengembangan usahatani, program pengembangan kelembagaan, program pengembangan agribisnis hulu, program pengembangan agribisnis hilir, dan program pengembangan jasa penunjang.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 21 Jul 2012 03:40
Last Modified: 21 Jul 2012 03:40
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12587

Actions (login required)

View Item View Item