ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. SEMEN GRESIK DITINJAU DARI SURAT KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN RINOMOR 826/KMK.013/1992 TENTANG KINERJA DAN PENGGOLONGAN TINGKAT KESEHATAN BUMN

SUROSO, SUROSO (2006) ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. SEMEN GRESIK DITINJAU DARI SURAT KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN RINOMOR 826/KMK.013/1992 TENTANG KINERJA DAN PENGGOLONGAN TINGKAT KESEHATAN BUMN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. SEMEN GRESIK.pdf

Download (54kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui kinerja keuangan PT Semen Gresik dilihat dari tingkat rentabilitas, likuiditas, dan solvabilitas berdasarkan kriteria surat keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 826/KMK.013/1992. Data-data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung oleh peneliti atu data yang sudah diolah dan dipublikasikan oleh sumber data. Data ini terdiri dari Gambaran umum PT. 'I'elkom, Struktur organisasi PT. SEMEN GRESIK, Neraca PT. SEMEN GRESIK dari tahun 1999 sampai tahun 2003, Laporan laba-rugi PT. SEMEN GRESIK dari tahun 2000 sampai tahun 2004 dan Jumlah Produksi PT. SEMEN GRESIK yang dikonsumsi oleh masyarakat. Data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis Rasio berdasarkan kriteria surat keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 826/KMK.013/1992. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tahun 2001, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia, tingkat kinerja PT. SEMEN GRESIK kurang sehat, karena memiliki nilai bobot sebesar 95.72 %. Hal ini berarti kemampuan ekonomik perusahaan, yang mencerminkan prestasi kerja perusahaan dalam keadaan kurang baik . Tahun 2002, tingkat kinerja PT. SEMEN GRESIK sehat sekali, karena nilai bobotnya sebesar 107.55 %. Hal ini disebabkan karena kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba meningkat, karena adanya penurunan total biaya yang digunakan yang cukup besar, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu tahun 2001. Hal ini diartikan bahwa di tahun 2002, kemampuan ekonomik perusahaan dalam keadaan baik. Tahun 2003, tingkat kinerja PT. SEMEN GRESIK sehat sekali, karena nilai bobotnya adalah 118.21 %, hal ini disebabkan karena kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba meningkat, dan juga karena adanya penjualan yang tinggi, dan di lain pihak, biaya yang dikeluarkan rendah di tahun 2003 jika dibandingkan dengan tahun 2002. Tahun 2004, tingkat kinerja PT. SEMEN GRESIK sehat sekali , karena nilai bobot adalah sebesar 116.96 %, yang berarti kemampuan ekonomik perusahaan di tahun 2004 dalam keadaan baik. Hal ini antara lain disebabkan oleh peningkatan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, dan juga karena adanya penurunan kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajibannya. Berdasarkan kesimpulan di atas, maka saran yang diberikan kepada perusahaan adalah : Meningkatkan efisiensi usahanya dengan cara mengurangi atau meniadakan pengeluaran-pengeluaran atau biaya-baiaya yang timbul daro pembebaban departemen teknis atau pemeliharaan, meningkatkan rentabilitas dengan cara memperbesar profit margin dengan meningkatkan sales yang lebih besar dari tambahan operating expense dengan mengurangi biaya usaha relatif lebih besar dari pada berkurangnya pendapatan dari sales, meningkatkan Solvabilitas dengan jalan menambah aktiva tanpa menambah hutang atau menambah aktiva relatif lebih besar dari pada tambahan hutang dan mengurangi hutang tanpa mengurangi aktiva atau mengurangi hutang relatif lebih bedar dari pada mengurangi aktiva, meningkatkan rasio operasi dengan cara menekan biaya-biaya operasi perusahaan tanpa menurunkan pendapatan, untuk meningkatkan likuiditas dapat dilakukan dengan cara memperbaiki struktur terutama peningkatan pencairan piutang yang makin efektif, membuat perimbangan antara peningkatan hutang lancar dengan aktiva lancar dan peningkatan perolehan penerimaan kas dan dikurangi pengeluaran kas yang tidak perlu. Disamping keharusan mengukur kinerja keuangan perusahaan berdasarkan keputusan Menteri Keuangan No.826/KMK.013/1992, dianjurkan pula agar pihak manajemen tetap menggunakan metode-metode konvensional dalam menganalisa kondisi keuangan , sebab meskipun metode terakhir ini mempunyai beberapa kekurangan terutama dari segi kepraktisan, tetapi sangat penting untuk mendeteksi kondisi keuangan secara lebih teliti dan komprehensif.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 21 Jul 2012 03:36
Last Modified: 21 Jul 2012 03:36
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12582

Actions (login required)

View Item View Item