SUATU KAJIAN TENTANG DIGITAL SIGNATURE DALAM PERJANJIAN E-COMMERCE

Safitri, Diana (2006) SUATU KAJIAN TENTANG DIGITAL SIGNATURE DALAM PERJANJIAN E-COMMERCE. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
SUATU_KAJIAN_TENTANG_DIGITAL_SIGNATURE_DALAM_PERJANJIAN_E-COMMERCE.pdf

Download (76kB) | Preview

Abstract

Internet yang dulunya merupakan jaringan data antar universitas, telah menjadi jaringan global yang menghubungkan 40 juta komputer (host) dan dipergunakan oleh lebih dari 150 juta pengguna. Dewasa ini, transaksi dagang untuk barang dan jasa yang dilakukan melalui internet telah mencapai 3 milyar USD setahunya. World – Wide - Web telah menjadikan internet anjungan yang popular untuk trasmisi gambar berwarna, baik diam maupun bergerak, di samping tulisan. Sekarangpun, meski masih dengan kualitas sederhana, Internet merupakan permulaan suatu wahana untuk menjadi infrastruktur multimedia dengan liputan global akan menjadi kenyataan. Kegunaan internet dari waktu kewaktu semakin berkembang dan terus berkembang. Salah satu perkembanganya adalah transaksi bisnis atau ekonomi lewat interet yang dikenal dengan istilah transaksi e-commerce. Dalam transaksi e-commerce, perangkat kriptografi yang paling sering dipergunakan adalah digital signature (tanda tangan digital). Jika pengirim pesan (message)membubuhkan tanda tangan digital pada pesan, penerima dapat merasa yakin bahwa setelah ditandatangani pengirim, pesan itu tidak ada yang memanipulasi saat dalam perjalanan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana pelaksanaan digital signature dalam perjanjian e-commerce? (2) permasalahan apakah yang dapat timbul dari pelaksanaan digital signature dalam perjanjian e-commerce ? Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah sebagai berikut : (1) Untuk mengetahui pelaksanaan digital signature dalam perjanjian e-commerce (2) Untuk mengetahui permasalahan apakah yang dapat timbul dari pelaksanaan digital signature dalam perjanjian e-commerce. Metode pendekatan yang dipergunakan adalah metode normatife empiric yaitu suatu pendekatan dimana dalam meyelesaikan masalah yang disesuaikan dengan norma-norma hukum sebagai dasar pembenar dalam pengkajian suatu masalah. Jenis data yang dipergunakan adalah data sekunder. Pengambilan data menggunakan studi dokumentasi. Metode analisa data yang penulis pergunakan adalah diskriptif kualitatif yang mengungkap fenomena-fenomena dan menjelaskanya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulakan sebagai berikut: (1) Bahwa pelaksanaan digital signature hingga saat ini masih belum ada aturan hukum di Indonesia yang secara khusus mengaturkeberadaan data message dan penggunaan digital signature. Meskipun demikian BW tidak mengharuskan kontrak dalam suatu bentuk tertentu. Jadi dengan menggunakan digital signature, maka berdasarkan BW kontrak tersebut tetap mempunyai kekuatan huk. Keberadaan catatan sipil/burgelijk stand secara prinsip dengan keberadaan certification authority yaitu suatu otoritas yang akan menerbitkan suatu digital certification milik seseorang yang berisi identitas dan juga kecakapan bertindak dari orang tersebut. (2) Bahwa hukum yang dapat timbul dari pelaksanaan digital signature dalam perjanjian e-commerce adalah kurangnya perlindungan hukum bagi seorang cardholder, terutama pada saat kartu kredit yang dimilikinya dipergunakan oleh orang yang tidak berhak. Sesuai dengan sifat non repudiation dari digital signature, maka orang tersebut tidak dapat mengklaim.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 19 Jul 2012 04:41
Last Modified: 19 Jul 2012 04:41
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12519

Actions (login required)

View Item View Item