ANALISIS HASIL PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PABRIK GULA “ PG. TOELANGAN” SIDOARJO

MARDIANA, NELY (2006) ANALISIS HASIL PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PABRIK GULA “ PG. TOELANGAN” SIDOARJO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_HASIL_PENGENDALIAN_BIAYA_PRODUKSI_PADA_PABRIK_GULA.pdf

Download (103kB) | Preview

Abstract

Dewasa ini banyak perusahaan bersaing dengan ketat untuk memperoleh laba yang optimum, sehingga perusahaan di tuntut untuk mempertahankan dan memperluas pemasaran, dan kegiatan produksi dapat berjalan dengan lancar jika di dukung dengan perencanaan dan pengendalian. Dalam suatu perusahaan manufakturing proses produksi merupakan kegiatan yang sangat penting karena proses produksi merupakan kegiatan utama perusahaan yang menyerap biaya yang cukup besar, oleh sebab itu dalam pelaksanaannya harus ada perencanaan. Pengawasan serta pengendalian tentang biaya produksi agar kegiatan berjalan dengan efektif dan efisian. Pabrik gula “PG Toelangan” merupakan salah satu pabrik gula yang ada di Sidoarjo yang mempunyai masalah dalam melaksakan aktivitas usahanya, pabrik gula ini sering kali tidak dapat mencapai target yang direncanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengendalian biaya produksi pada pabrik gula “PG Toelangan”. Jenis penelitian yang di gunakan adalah study kasus yaitu penelitian yang mengetahui dan memecahkan permasalahan yang dihadapi perusahaan. Penelitian ini secara spesifik menelaah/mengkaji lebih lanjut atas analisis sistem pengendalian biaya produksi pada pabrik gula “PG Toelangan”. Teknik analisa data yang di gunakan adalah : selisih harga bahan baku, selisih tenaga kerja langsung dan selisih biaya overhead pabrik. Hasil perhitungan analisis varian selisih harga bahan baku menguntungkan Rp. 930.673.500, selisih kuantitas bahan baku menguntungkan Rp.2.698.020.000 untuk selisih tarif upah TKL menguntungkan sebesar Rp. 478.215.929 dan untuk selisih efisiensi TKL menguntungkan sebesar Rp. 286.703.361 sedangankan selisih BOP mengalami selisih merugikan sebesar Rp. 22.030.229.130. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya pihak menajemen perlu mengadakan penyempurnaan dalam menetapkan biaya standar sebelum melakukan proses produksi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Economic > Department of Management
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 19 Jul 2012 03:41
Last Modified: 19 Jul 2012 03:41
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12506

Actions (login required)

View Item View Item